Aceh  

Plt Direktur RSUTP Abdya Hadiri Simposium dan Workshop Aceh Surgery Update Meeting ke-7

BANDA ACEH | Pelaksana tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Ismail Muhammad,SpB, menghadiri simposium dan workshop Aceh Surgery Update Meeting (ASUM) ke-7 diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Bedah RSUDZA-Universitas Syiah Kuala, pada tanggal 4 Juli-6 Juli 2025 di Hotel Kyriad Muraya dan RSUD dr. Zainoel Abidin Kota Banda Aceh.

Acara tersebut bertema, “Bagaimana Dokter Bedah Menangani Infeksi: Tata Laksana dan Teknik Terbaik?” Acara ini diselenggarakan dalam bentuk gabungan Simposium dan Workshop. Sabtu, (5 /7/2025).

Pada kesempatan itu, Dr. Ismail Muhammad,SpB, mengatakan, ASUM berfokus pada penanganan terkini terkait update dan inovasi, mengenai kasus infeksi yang muncul, sehingga nantinya para peserta diharapkan dapat memahami tata laksana terkini dalam penanganan pasien yang terinfeksi.

Lanjutnya, Acara se-Aceh, akan tetapi pesertanya bisa ikut secara umum atau nasional. Pembicara dalam acara ini, selain dari Aceh juga dari nasional bahkan ada dari internasional.

Dijelaskannya, Workshop ini diselenggarakan bertujuan memberikan dan meningkatkan pemahaman tentang ilmu diagnostik dan terapi terkini serta mengimplementasikan teknik-teknik terkini yang diperoleh dan kemajuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada pasien dan menurunkan angka morbiditas.

“Saat ini SDM spesialis bedah umum di Abdya sudah ada 3 orang dr. Ismail Muhammad, SpB, dr. Arfan Asmadi, SpB, dr. Imam Dermawan W, SpB. Tapi baru baru ini ada satu orang lagi putra Abdya yang baru lulus spesialis bedah umum dr. Rizki Kurniawan.” Cetusnya.

Sambung, Dr. Ismail, beliau belum bisa dipastikan apakah akan kembali ke Abdya atau keluar Abdya. Namun dia sangat berharap dr. Rizki juga mau mengabdi di Abdya untuk bisa bergabung menguatkan tim spesialis bedah di Abdya.

Apalagi kedepan pengembangan ilmu bedah itu berkembang pesat sehingga kami harus mengkaderkan spesialis bedah umum ini untuk melanjutkan pendidikan ke subspesialis atau konsultan bedah seperti konsultan bedah onkologi, konsultan bedah digestif, konsultan bedah anak, bedah vasculer, dan lain-lain.

Ia berharap, masyarakat Abdya semakin banyak yang bisa terbantu dalam hal pelayanan bedah umum maupun pelayanan bedah subspesialis atau konsultan bedah, sehingga RSUTP kedepan semakin banyak pelayanan unggulan yang bisa dilakukan untuk pantai barat selatan Aceh.ucapnya.

Di samping itu, bedah urologi yang sudah selama ini menjadi layanan unggulan RSUTP sewilayah pantai barat selatan Aceh, mulai dari Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Barat dan Aceh Jaya sudah sangat banyak dilakukan operasi di RSUTP Abdya.

Tambahnya, letak abdya secara geografis sangat strategis. Karena betul betul letak ditengah wilayah barat selatan Aceh bahkan bisa ke wilayah tengah Aceh seperti Gayo lues, Aceh Tenggara dengan akses jalan semakin dekat dari jalur Babahrot terangon Blangkejeren, Kuta cane.

“Harapan saya semoga rsutp abdya semakin maju dan semakin ramai masyarakat yang bisa terbantu.”demikian pungkasnya.

Reporter : Nazli