Aceh  

Syafrizal di OU Fest 2025: Publik Diimbau Tak Perdagangkan Orangutan

Festifal norangutan bertempat di Tahura Trumon.YUNARDI.M,IS Kabiro Orbit Aceh Selatan

ACEH SELATAN | Direktur Eksekutif Orang Utan Information Centre (OIC), Syafrizaldi imbau masyarakat untuk tidak memperjualbelikan orangutan, karena itu binatang yang dilindungi.

Dia mengatakan itu saat berlangsungnya Perayaan Festival Orang Utan 2025 bertempat di Taman Hutan Raya (Tahura) Trumon Kabupaten, Aceh Selatan, Aceh Senin (18/8/2025).

Acara Festival Orang Utan 2025 yang digelar selama 2 hari tersebut mengajak publik, khususnya generasi muda, untuk memahami bahwa Orang Utan bukanlah komoditas perdagangan, melainkan satwa kunci yang menjaga keseimbangan hutan dan kehidupan manusia.

Lebih lanjut sambungnya,Lewat berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, festival menghadirkan ruang belajar sekaligus kampanye konservasi yang meriah.

Direktur Eksekutif Orang Utan Information0 Centre (OIC), Syafrizaldi Jpang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perdagangan Orang Utan sekarang ini sangatlah miris, apa lagi diperdagangkan dalam kondisi hidup maupun dalam kondisi tak bernyawa, sehingga hal ini menjadi pertanyaan besar, apa kata dunia.

Festival orangutan 2025 yang digelar selama 2 hari tersebut mengajak publik, khususnya generasi muda, untuk memahami bahwa orangutan bukanlah komoditas perdagangan, melainkan satwa kunci yang menjaga keseimbangan hutan dan kehidupan manusia. Lewat berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, festival menghadirkan ruang belajar sekaligus kampanye konservasi yang meriah.

Selama acara puncak, SALI menggelar kemah konservasi dengan menghelat lomba photo on the spot serta lomba mewarnai untuk anak-anak TK dan PAUD.

Semua kegiatan bertujuan memperkenalkan orangutan dan hutan Sumatra dengan cara menyenangkan sekaligus mendalam.

“Semoga festival ini meningkatkan kesadaran bahwa hutan adalah habitat asli orangutan dan warisan penting yang harus kita jaga bersama,” kata Irfan.

Salah seorang peserta kemah konservasi, Cut Rizky Juliana mengatakan sangat antusias dengan gelaran ini. Siswi SMA Negeri 1 Trumon Tengah itu terlihat Bahagia.

“Festival ini membuat kami, anak muda, semakin peduli pada alam dan satwa kunci di Taman Nasional Gunung Leuser”, pungkasnya.

YUNARDI.M.IS