ACEH TAMIANG I Banjir bandang yang meluluhlantakkan Aceh Tamiang, kini mulai didatangi bantuan dari berbagai elemen masyarakat maupun instansi pemerintahan. Posko Terpadu penanganan bencana banjir bandang Tamiang yang sebelumnya ditempatkan di Desa Paya Bedih, kini direlokasi ke Tribun Kantor Bupati Aceh Tamiang, Selasa (9/12/2025).
Ribuan bantuan logistik di Posko Terpadu penanganan bencana segera didistribusikan ke 12 kecamatan yang diambil langsung oleh Datuk atau kepala desa masing masing.
Pantauan Harian Orbit di lokasi, warga memadati lokasi bantuan berupa makanan, minuman serta kebutuhan sehari hari yang dikumpulkan di Tribun. Lalu diambil oleh kepala desa (datuk) secara langsung. Logistik tersebut diangkut dengan mobil pick up dan truck yang disalurkan ke korban banjir bandang ke tiap desa
Kecamatan Karang Baru yang memiliki 31 desa, semuanya berdampak atas terjadinya banjir bandang, hanya 6 desa yang tidak rusak berat. Sisanya 25 desa sangat berdampak kerusakan yang diakibatkan banjir pada (27/11) lalu.
Camat Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang Fahrurozi Tamiang menyampaikan sedang menunggu bantuan logistik juga, berupa beras 20 ton dari Badan Ketahanan Pangan Nasional (BPN) untuk segera disuplai ke desa di Karangbaru yang saat ini masih dalm tahap pembersihan.
Untuk Kecamatan Karangbaru berjumlah 31 desa yang keseluruhannya terdampak. Namun di 5 desa tidak terlalu berdampak mengalami kerusakan parah seperti di 25 desa lainnya yang luar biasa dampaknya. Keseluruhannya rusak parah bahkan rumahnya ada yang hilang hanyut terbawa banjir.
Untuk logistiknya berupa bahan pangan sembako seperti beras, mie instan, sarden dan belakangan ini mereka mendapatkan pakaian, selimut, terpal dan sejenisnya.
Sekertaris Kecamatan Ranto, Cut Nanda juga mengatakan distribusi logistik bagi pengungsi korban banjir Aceh Tamiang diambil langsung oleh kepala desa
“Bantuan logistik di tribun ini akan disalurkan dan diambil oleh Kades (Datuk) menggunakan mobil mereka dan segera didistribusikan ke para korban banjir di tiap desa yang ada di Kecamatan Ranto,” ujarnya. (OM/011)







