LANGKAT | Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera meninggalkan trauma dan duka mendalam hingga memutus akses warga terhadap kebutuhan primer terutama untuk wilayah Aceh Tamiang.
Merespon kondisi darurat ini, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PT PLN Indonesia Power Pangkalan Susu bersama Srikandi UBP, kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan diawal tahun 2026 sebagai wujud nyata kepedulian di salah satu lokasi terdampak bencana banjir parah.
Hal ini dikatakan Senior Manajer I Nyoman Buda, malalui Humas PT PLN, Syawal, dalam keterangannya, Kamis (8/1/2025).
Syawal menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan pada hari Jumat, 2 Desember 2026 di kelurahan Kota Lintang yang berada di Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiyang.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan tim PIKK PT PLN dan Srikandi menyadari betul bahwa krisis persediaan bahan pangan menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh para korban yang rumahnya terendam dan terpaksa mengungsi.
“Dipenyaluran bantuan melibatkan relawan PIKK dan Srikandi UBP secara langsung ke lokasi terdampak dengan berkoordinasi bersama aparat desa setempat agar bantuan tepat sasaran dan diterima warga yang membutuhkan,” ujar Syawal.
Kepedulian
Senada itu, Ketua Harian PIKK PT PLN Indonesia Power, Nursiswo, menyampaikan bahwa aksi ini bagian dari upaya perusahaan melalui organisasi internal para istri karyawan atau yang disebut PIKK untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di berbagai titik terdampak di awal tahun 2026.
Ia mengungkapkan, langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam memberikan bantuan ini ke warga Aceh Tamiang terutama di kelurahan Lintang ini.
“Bantuan berupa sembako, pakaian dewasa dan anak-anak, serta balita, selimut, tikar, keperluan bayi popok, susu, makanan bayi, alat mandi dewasa dan bayi, lilin untuk membantu penerangan sementara. Selain itu, air mineral dan juga ada bantuan bahan bakar secukupnya untuk genset,” ungkapnya.
“Semoga bantuan ini dapat ini bermanfaat dan berkah serta dapat meringatkan beban warga terdampak dan semoga kegiatan ini bisa menjaga silaturahmi juga dengan penduduk dilingkungan Aceh Tamiyang,” ujar Ketua Harian PIKK PT PLN, Nursiswo.
Sementara, Koordiantor penerima bantuan daerah Lintang dan masyarakat pemerima bantuan mengucapkan banyak termakasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami menerima logistik sangat banyak, ada sembako nan juga bahan bakar, kami mewakili masyarakat semua ucapkan terimakasih barangnya sudah kami terima.” ucap David selaku koordinator penerima bantuan.
PIKK UBP Pangkalan Susu juga berharap dan mengajak semua elemen organisasi ikut turun mengirim bantuan karna warga Aceh hampir semuanya kehilangan rumah, kehilangan harta benda karena bencana dahsyat ini sehingga mereka harus memulai dari NOL lagi.
“Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dan mempercepat proses pemulihan, sehingga masyarakat Aceh Tamiang dapat segera bangkit dari dampak bencana banjir,” tutup Nursiswo.
Reporter: Teguh







