LANGKAT | Dugaan hilangnya sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Langkat kembali menjadi sorotan publik. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP., memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait temuan hilangnya 9 unit bak kontainer sampah dan ratusan aset lainnya milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Langkat yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Upaya konfirmasi yang dilakukan Harian Orbit pada Rabu (4/6/2026), maupun beberapa waktu sebelumnya, tidak membuahkan hasil. Meski telah dihubungi berulang kali melalui pesan WhatsApp, Sekda Langkat belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait temuan tersebut.
Sikap diam orang nomor tiga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat itu memunculkan pertanyaan publik mengenai keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait aset daerah yang tidak diketahui keberadaannya.
Tidak hanya kepada Sekda, Harian Orbit juga berupaya meminta penjelasan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Erwin Bachari, S.P., M.MA. Namun, melalui pesan WhatsApp, Erwin menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti kegiatan pendidikan di luar daerah.
“Terima kasih telah menghubungi kami. Saat ini kami sedang mengikuti kegiatan pendidikan dan tidak berada di kantor, mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis Erwin dalam pesan singkatnya.







