Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Langkat

Bupati Langkat H Syah Afandin dan Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, H Ansory Siregar, serahkan sombolis bantuan.

LANGKAT | Bupati Langkat H Syah Afandin SH menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI, dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan pascabencana banjir, Jumat (30/1/2026).

Dalam kunjungannya, tim Komisi VIII DPR RI
turut menyalurkan bantuan pascabencana banjir yang melanda 16 kecamatan di Kabupaten Langkat, kegiatan dipusatkan di Kantor Camat Besitang.

Bupati Syah Afandin menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus refleksi mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menilai bencana banjir sebagai peringatan untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan rasa syukur serta keimanan.

Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Komisi VIII DPR RI.

Menurutnya, kehadiran langsung para wakil rakyat tersebut sangat berarti bagi masyarakat Langkat, khususnya warga Besitang yang kehilangan rumah, rusaknya lahan pertanian, matinya ternak, serta terhentinya mata pencaharian selama banjir.

“Bantuan ini tentu sangat membantu meringankan beban masyarakat kami yang terdampak. Masih banyak saudara dan keluarga kami yang membutuhkan uluran tangan,” ucap Syah Afandin.

Sementara itu, Ketua Tim Komisi VIII DPR RI H Ansory Siregar, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan DPR RI terhadap penanganan pascabencana. Ia mengapresiasi sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, Kementerian Agama RI, BNPB, BAZNAS RI, serta Pemerintah Kabupaten Langkat dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi, sehingga kami dapat melihat langsung penanganan pascabencana di Kabupaten Langkat,” ujar Ansory.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan, antara lain bantuan BNPB berupa mobil water treatment, mobil dapur lapangan, kendaraan roda tiga, perahu dan mesin, tenda pengungsi dan tenda keluarga.

Selain itu, pompa air, light tower, chainsaw, perangkat Starlink, genset, perlengkapan logistik, hingga toilet portabel dan alat kebersihan. Selain itu, diserahkan pula satu unit truk serbaguna BNPB senilai Rp803 juta.

Sedangkan dari Kementerian Sosial RI, turut disalurkannya bantuan logistik bencana dan bantuan atensi dengan total nilai Rp461.435 .796.

BAZNAS RI turut menyalurkan paket logistik keluarga serta bantuan rumah ibadah Gereja Katolik St. Paulus Pangkalan Brandan senilai Rp100 juta.

Sementara, untuk batuan dari Kementerian Agama RI memberikan masing-masing Rp100 juta ke Pesantren Nur Asri Abadan Kecamatan Stabat, Pesantren MA Ulumul Quran Kecamatan Stabat, Pondok Pesantren Hidayatul Islam Kecamatan Babalan di Kabupaten Langkat. (OD-20)