ABDYA | Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat Daya (Abdya) Rizal S.Mn, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Barat Daya,Tahun 2027, bertempat di Kecamatan Setia, Rabu (4/2/2027).
Asisten III Setdakab Abdya Rizal, dalam sambutannya membacakan teks pidato Bupati Abdya Dr Safaruddin menyampaikan, sesuai amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, pelaksanaan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan ini merupakan kewajiban konstitusional untuk menjaring aspirasi masyarakat pada tahap awal penyusunan Rancangan RKPD, agar rencana yang disusun selaras dengan kebutuhan.
Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan ini memiliki tujuan yang sangat mendasar, yaitu:
1.Menjaring dan merumuskan usulan kebutuhan pembangunan dari desa/gampong yang telah dibahas pada Musrenbang tingkat gampong, agar dapat diselaraskan dan diprioritaskan pada tingkat kecamatan.
2.Menyelaraskan usulan pembangunan dengan arah kebijakan dan prioritas daerah, termasuk visi, misi, serta sasaran pembangunan dalam RKPD Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2027.
3.Menentukan skala prioritas kegiatan pembangunan lintas desa dalam satu kecamatan, dengan mempertimbangkan urgensi, manfaat, serta keterbatasan anggaran daerah.
4.Mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan, sehingga perencanaan pembangunan lebih inklusif, aspiratif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
5.Meningkatkan koordinasi antar desa, kecamatan, dan perangkat daerah, guna menghindari tumpang tindih program serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan.
6.Menjadi bahan masukan resmi dalam penyusunan RKPD Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2027, khususnya untuk perumusan program dan kegiatan perangkat daerah pada tahun perencanaan.
Prioritas Daerah
Selanjutnya, Rizal menyampikan bahwa Selaras dengan misi tersebut, RKPD Tahun 2027 mengangkat tema strategis: “Peningkatan Infrastruktur Pendukung, Pemberdayaan Masyarakat, Produktivitas Sektor Unggulan Berbasis Teknologi, serta Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Berkualitas dan Berkeadilan”.
Melalui Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan ini, Ia meminta kepada seluruh peserta musyawarah, baik unsur pemerintah kecamatan, perangkat daerah terkait, para keuchik, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, maupun pemangku kepentingan lainnya, agar dapat berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi serta usulan pembangunan yang benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.
Selain itu, Rizal meminta kepeserta Setiap usulan hendaknya disusun secara terarah, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah, sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kemudian, Ia juga meminta Kepada seluruh Kepala OPD, agar menjadikan hasil Musrenbang Kecamatan ini sebagai bahan utama dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD), dengan mengutamakan program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat. Terangnya Asisten III Rizal.
Dikesempatan itu, salah satu Anggota DPRK Abdya Dapil II, Kec. Setia, Tangan- Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil, Khairunnas meminta pemerintah gampong tidak pesimis dalam mengusulkan program pembangunan. Ia menekankan pentingnya memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor infrastruktur dan pertanian.
Menurut dia, persoalan utama petani di Kecamatan Setia bukan pada mahalnya harga pupuk, melainkan ketersediaannya.
“Pada prinsipnya, petani tidak terlalu mempermasalahkan harga pupuk, asalkan pupuknya tersedia,” kata Khairunnas.
Sebelumnya Camat Setia, Syamsul Hidayat dalam laporannya,menyampaikan, bahwa musrenbang di Kecamatan Setia pada tahun 2026 atas dasar Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 mengatur tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah, sesuai dengan surat Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya.
Camat Syamsul, juga mengharapkan kepada Bapak Asisten selaku pimpinan kami agar kedepannya bisa memperhatikan bidang perekonomian masyarakat khususnya bidang pertanian dan nelayan
“Warga masyarakat Kecamatan setia dominan beraktifitas di perkebunan juga nelayan,namun sebagian kecil sebagai pedangan dan Pegawai negeri sipil.”sebutnya.
Sambung, Camat, program pembangunan gampong nelayan sangat relevan untuk wilayahnya.
“Dari sembilan gampong di Kecamatan Setia, lima di antaranya merupakan kawasan pesisir atau laut, yakni Alue Dama, Kuta Murni, Ujong Tanoh, Tangan -Tangan Cut, dan Mon Mameh,” terangnya. (Nazli)







