MEDAN | Gubernur Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, mengajak insan pers konsisten mengawal terwujudnya pendidikan inklusif, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
Tak hanya itu, Alexander juga meminta pers turut aktif menyosialisasikan program sekolah gratis yang menjadi prioritas Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Bobby Nasution – Surya.
Hal itu disampaikan Alexander saat diskusi ringan dan santai bersama Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Sumut di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026), sore.
Alexander, pecinta olahraga sepakbola itu menegaskan pembangunan pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi dukungan semua pihak untuk melakukan pengawasan publik.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesejahteraan guru, perluasan akses bagi masyarakat kurang mampu, hingga komitmen memberantas pungli di lingkungan sekolah.
”Jangan sampai ada anak putus sekolah karena persoalan biaya. Jangan ada praktik yang membebani masyarakat di luar ketentuan. Pendidikan harus menjadi ruang yang menghadirkan harapan masa depan,” tegas Alexander.
Ia menilai semangat Kolaborasi Sumut Berkah relevan diterapkan di sektor pendidikan dengan melibatkan pemerintah, orang tua, tenaga pendidik, dunia usaha, perguruan tinggi, serta media massa.
Pers dinilai memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat sekaligus jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Alexander juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pendidikan.
Baginya, kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui komitmen bersama menghadirkan layanan pendidikan yang bersih dan profesional.
Sementara itu, Ketua FWP Sumut, Syaifullah Defaza, menyatakan pihaknya siap menjadi mitra yang objektif dan konstruktif dalam mengawal berbagai program pendidikan di Sumut.
”Media memiliki tanggung jawab moral mendorong lahirnya ekosistem pendidikan yang sehat dan berpihak kepada masyarakat. Kami siap menyampaikan informasi yang akurat sekaligus mengawal pelaksanaan program tepat sasaran,” ujarnya.
Pertemuan perdana itu menjadi momentum sinergi antara Dinas Pendidikan Sumut dan insan pers dalam mendukung pendidikan berkualitas, berkeadilan, mudah diakses, serta bebas dari pungli demi masa depan generasi muda Sumatera Utara.
Sebagai penutup, Alexander Sinulingga juga menjelaskan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) bagi siswa SMA, SMK, dan SLB negeri di seluruh Sumatera Utara.
PUBG dimulai secara bertahap dari Kepulauan Nias dan daerah terdampak bencana alam seperti, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga guna menekan angka putus sekolah di berbagai daerah. OM-09
Kadisdik Alexander Sinulingga Ajak Pers Kawal Sekolah Gratis dan Berantas Pungli Pendidikan







