Aceh  

Bupati Mirwan Dikukuhkan sebagai Pembina BFLF Indonesia

Bupati Aceh Selatan H.Mirwan Usai dikukuhkan sebagai pembina BFLLF Indonesia fhoto bersama. Orbitdigital Asel YUNARDI.M.IS

ACEH SELATAN | Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS SE M.Sos, secara resmi dikukuhkan sebagai Pembina BFLF Indonesia bersama sejumlah tokoh nasional lainnya yang selama ini telah menunjukkan kepedulian besar terhadap masyarakat, khususnya anak yatim, dhuafa, pasien, dan kelompok rentan lainnya.

Prosesi pengukuhan tersebut menjadi simbol lahirnya kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas sosial, dan masyarakat dalam membangun gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan.

Pengukuhan dilakukan dirangkai dengan peresmian rumah Singgah H. Muhammad Kasim dan Gerakan Titip Kepedulian resmi diluncurkan di Kabupaten Aceh Selatan pada Kamis (18/6/2026) kata panitia, Ketua BFLF Aceh Selatan, Gusmawi Mustafa kepada Orbitdigital usai pelaksanaan peresmian rumah singgah tersebut.

Gusmawi yang akrap disapa Ogek itu mengatakan, ini merupakan sebuah momentum bersejarah dalam gerakan kemanusiaan kembali tercatat di Kabupaten Aceh Selatan. Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Selatan secara resmi meresmikan Rumah Singgah H. Muhammad Kasim bin Chairuman sekaligus meluncurkan Program Layanan Titip Kursi Roda “Titip Kepedulian”, sebuah gerakan sosial yang diharapkan menjadi solusi nyata bagi pasien, lansia, dan penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan.ucapnya.

Sebelum prosesi peresmian dilaksanakan sambungnya, suasana haru dan penuh makna terlebih dahulu menyelimuti acara melalui prosesi penyematan Pin dan Rompi BFLF Indonesia kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki dedikasi, kepedulian, serta kontribusi nyata terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Ketua BFLF Aceh Selatan, Gusmawi Mustafa atau yang akrab disapa Ogek Agus, juga saya menyampaikan bahwa perjalanan berbagai program kemanusiaan yang hari ini dirasakan manfaatnya tidak terlepas dari dukungan dan komitmen yang diberikan oleh Bupati Aceh Selatan sejak awal masa kepemimpinannya.

Menurut Ogek Agus, sehari setelah H. Mirwan MS dilantik sebagai Bupati Aceh Selatan, dirinya menjadi salah satu kepala SKPK pertama yang dipanggil secara khusus untuk berdiskusi panjang mengenai berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Aceh Selatan.

Dari diskusi tersebut lahirlah berbagai gagasan, inovasi, dan terobosan yang bertujuan memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Dengan suara yang bergetar menahan haru, Ogek Agus juga mengungkapkan bahwa dirinya berkali-kali menangis saat mendengar langsung komitmen dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Bupati Aceh Selatan terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, kepemimpinan yang terbuka dan mudah diakses menjadi salah satu alasan berbagai program kemanusiaan dapat berkembang dengan cepat.

Penambahan Fasilitas

Momentum berlanjut dengan peresmian Rumah Singgah H. Muhammad Kasim bin Chairuman yang diprakarsai oleh BFLF Aceh Selatan bersama keluarga besar Ujank Kasim sebagai bentuk penghormatan dan amal jariyah atas nama almarhum H. Muhammad Kasim bin Chairuman.

Rumah Singgah ini diperuntukkan bagi pasien dan keluarga pasien rawat jalan yang sedang menjalani pengobatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan maupun RS Cahaya Sehat Tapaktuan.

Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi beban biaya akomodasi yang selama ini menjadi salah satu kesulitan utama masyarakat dari wilayah yang jauh.

Selain sebagai tempat tinggal sementara, Rumah Singgah juga menjadi pusat pelayanan kemanusiaan yang menyediakan berbagai layanan seperti donor darah, pendampingan pasien, layanan ambulans, sedekah nasi bungkus, sedekah air minum, rawat luka, rumah singgah ibu melahirkan, hingga Program Titip Kursi Roda “Titip Kepedulian”.

Program Titip Kursi Roda sendiri menjadi salah satu inovasi yang paling mendapat perhatian pada acara tersebut.

Melalui program ini, masyarakat diajak untuk menitipkan kursi roda baru maupun bekas yang masih layak pakai untuk kemudian dipinjamkan secara gratis kepada pasien, lansia, dan penyandang disabilitas.

Ogek Agus juga mengucapkan Alhamdulilah bahwa BFLF Aceh Selatan telah mendapat amanah dua unit kendaraan operasional berupa Toyota Hiace dan Toyota Kijang Kapsul yang selama ini digunakan untuk melayani antar jemput pasien dan pendamping pasien rawat jalan dari wilayah Labuhanhaji Raya, Meukek, dan Sawang menuju RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan maupun RS Cahaya Sehat Tapaktuan.

Namun demikian, ogek Agus juga menuturkan masih banyak harapan masyarakat yang belum dapat terlayani sepenuhnya.

“Di TikTok ada banyak permintaan dan harapan agar layanan antar jemput pasien juga dapat menjangkau wilayah Trumon Raya, Bakongan Raya, dan Kluet Raya,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respon spontan dari Pembina BFLF Indonesia, Ujank Kasim. Di hadapan seluruh undangan, Ujank Kasim.menyampaikan bahwa hasil komunikasi dan diskusi yang telah dilakukannya bersama Bupati Aceh Selatan menghasilkan sebuah komitmen besar untuk memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan tersebut.

Ujank Kasim mengumumkan bahwa dirinya bersama H. Mirwan MS akan segera menyiapkan satu unit kendaraan tambahan yang diperuntukkan khusus bagi Layanan Antar Jemput Pasien Rawat Jalan.

Mendengar kabar tersebut, seluruh ruangan sontak bergemuruh oleh tepuk tangan panjang. Banyak hadirin tampak terharu karena komitmen tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Yun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *