SALAK| Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Pakpak Bharat Besri Anjuan Berutu meminta pemerintah untuk menunda pembelian mobil dinas Pajero di Sekretariat Daerah. Ia menilai pembelian mobil dinas tersebut dinilai kurang etis di tengah pandemi Covid 19 yang belum mereda.
Besri pun menyarankan anggaran untuk pembelian mobil dinas tersebut dialihkan untuk penanganan covid 19 yakni untuk pemberian bantuan sembako atau peningkatan ekonomi kerakyatan.
“Menurut saya pembelian mobil dinas di tengah pandemi covid 19 kurang etis. Saya berharap anggaran dialihkan untuk membeli sembako untuk diberikan kepada orang yang terkonfirmasi covid 19,” kata Besri Anjuan kepada orbitdigitaldaily.com, Selasa (24/8/2021) di Salak.
Besri menilai pemberian bantuan kepada di tengah pandemi sangat bermanfaat. “Saya kira manfaatnya sangat besar. Masyarakat saat ini sudah mencari uang. Jadi kalau ada bantuan masyarakat terbantu. Rakyat sekarang sudah susah,” katanya.
Menurut Besri biaya pembelian mobil dinas tersebut sesegera mungkin dibatalkan. Apalagi sampai saat ini mobil dinas Pajero belum datang.
“Mobilnya kan belum datang. Jadi sebaiknya ditunda saja dulu. Lagi pula kan masih adanya mobil dinas baik untuk bupati dan wakil bupati. Untuk saat ini sabarlah dulu membeli yang barang yang tidak punya efek langsung kepada masyarakat,” tegasnya.







