Masjid Al-Ikhwan Kinangkung Sibolangit Butuh Perhatian Pemkab Deli Serdang

Foto : Istimewa

MEDAN | Para relawan saat ini sedang giat melakukan aksi pengumpulan dana dari para donasi untuk membangun kembali Masjid Al-Ikhwan di Desa Kinangkung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang, setelah hancur diterjang longsor sejak tahun lalu. Saat ini umat muslim di wilayah itu terpaksa melaksanakan ibadah di lahan kosong bertapkan langi dan beralaskan tikar.

Salahsatu kegiatan yang diaksanakan para aktivis yaitu dengan malakukan gerakan amal berupa Safari Dakwah yang kali ini dilaksanakan di Masjid Raya Miftahul Iman, Jalan Panglima Denai Medan dengan menampilkan Ustad Akhir Zaman yaiyu Al Ustd Rahmat Baequni, dilasanakan setelah Salat Subuh berjamaah pada Kamis (21/7)

Informasi diperoleh dari pihak Badan Kesejahteraan Masjid Raya Miftahul Iman, penyelenggaraan Safari Dakwah dilaksanakan bersama unsur kepanitiaan Kecamatan Medan Denai yang komandoi Ustad Jonidi, dilaksanakan sejak bulan lalu dari masjid ke masjid di Mdan maupun di luar Kota Medan.

Dalam ceramah pengajian Safari Dakwah di Masjid Raya Miftahul Iman, Ustad Akhir Zaman Rahmat Baequni membahas tetang nikmatnya bersedekah. Setiap orang muslim katanya, pasti mnginginkan hidup tenang dan nyaman. Salah satu cara yang bisa membuat seorang itu tenang dalam hidupnya adalah dengan keikhlasan menyisihkan sebagian hartanya untuk beredekah.

Dalam islam bersedekah merupakan bagian dari amal yang sangat mulia, bahkan Allah berjanji akan melipatgandakan rezeki bagi orang yang suka bersedekah. Salah sau cara untuk membagi rezeki dalam rangka bersedekah yaiu membantu pembangunan masjid, seperti langkah yang kita laksanakan ini dalam rangka membangun kembali Masjid Al-Ikhwan di Dusun III Desa Kinankung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara.

“Tidak ada orang yang hidupnya menjadi jatuh miskin hanya gara-gara suka beredekah. Malah justeru akan menjadi bertambah senang dan nyaman,” kata ustad akhir zaman tetbut, upaya ini hanya sebagai upaya kita sesama muslim mengetuk dan mengajk para jemaah terutama di Masjid Raya Miftahul Iman ini.

Butuh Perhatian Pemerintah

Berkaitan dengan kondisi tersebut, para jemaah masjid yang hadir berkomentar sudah seharusnya Pemerintahan Kabupaten Deliserdang maupun Pemerintah Provinsu Sumut ambil perduli terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat di dserah itu.

Pasalnya di wilayah terpencil dan minoritas muslim itu tidak ada masjid lain, sehingga setelah diterjang longsong yang menghancurkan seluruh bangunan masjid Al-Ikhwan, masyarakat muslim di sana tidak ada tempat unuk beribadah. yang dipakai hanya lapangan balaskan tikar tanpa atap. Sedihnya lagi menurut panitia, jika Shalat Jumat mereka menumpak di satu rumah mungil milik warga dan kondiinya apa adanya saja.

“Dibutuhkan bantuan pemerintah. Pemkab Deliserdng harus menjawab semua ini demi berlangsungnua kehidupan beragama yang baik, merka harus malu melihat rakyatnya hidup tanpa memiliki rumah ibadah yang baik dan sesuai standard,” kata Karyadi Bakat SE salah seorang jamaah di lingkungan Masjid Raya Miftahul Iman.

Informasi diperoleh dari unsur panitia pada program tersebut dikatakan, dari kagiatan yang dilaksanakan pembangunan kembali Masjid Al-Ikhwan sedang berjalan dan dana yang terkumpul dari sumbagan para donatur secara brkala dikirimkan ke lokasi.

Selain mengetuk hati para donatur melalui kegiatan Safari Dakwah, para akivis juga memberikan peluang bagi para donatur untuk menyelurkan sedekahnya melalui donasi dengan No rekening BSI: 7202032693 AN Husana Mawaddah Lubis dengan nomor konfirmasi 081370500093. (Rel)