Medan  

Antonius Samosir Tekankan Pentingnya Teknik Menyunting Berita kepada Mahasiswi Unimed

Para mahasiswi magang unimed diberi materi penyuntingan berita oleh Redaktur Pelaksana di Harian Orbit, Gedung Bumi Jurnalis, Jl. Asrama Komplek Bumi Asri Medan, Selasa, (16/9/2025)

MEDAN | Wakil Pemimpin Redaksi Harian Orbit, Antonius Samosir menegaskan, pentingnya penguasaan teknik penyuntingan berita dalam proses jurnalistik.

Hal ini ia sampaikan saat memberikan pembekalan kepada mahasiswi magang dari Universitas Negeri Medan (Unimed) di Gedung Bumi Jurnalis, Jalan Asrama, Komplek Bumi Asri, Selasa (16/9/2025).

Dalam sesi yang turut dihadiri oleh Redaktur Pelaksana Harian Orbit, Karyadi Bakat tersebut, Antonius menyampaikan bahwa menyunting berita bukan sekadar memperbaiki kesalahan ejaan, tetapi juga mencakup pemeriksaan fakta, penyusunan alur yang logis, serta penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

“Menyunting bukan hanya soal memperbaiki ejaan, tapi juga memastikan fakta, memperjelas alur, dan membuat berita lebih mudah dipahami pembaca,” ujar Antonius.

Ia juga memaparkan sejumlah aspek penting dalam penyuntingan, antara lain: memeriksa kebenaran informasi, menghindari pengulangan kata atau kalimat (redundansi), mengoreksi tata bahasa, memperbaiki struktur alur, menjaga objektivitas, dan memperkuat bagian pembuka (lead) berita.

Ia menekankan bahwa lead merupakan kunci utama untuk menarik perhatian pembaca.

“Lead harus mampu menggambarkan inti berita secara ringkas namun menarik sejak awal,” tambahnya.

Senada disampaikan Karyadi Bakat, menambahkan tips menulis berita di media digital.

“Pertama, kita perlu memahami jenis dari isu yang ditulis. Kedua, menulis lead tidak perlu terlalu panjang. Ketiga, tulis dengan kalimat pendek. Keempat, perhatikan jumlah kata paragraf. Terakhir, buat tampilan media agar lebih menarik”.

Karyadi Bakat menjelaskan, kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari program magang lapangan yang diikuti oleh sejumlah mahasiswi Unimed, guna memperkenalkan mereka secara langsung pada praktik kerja jurnalistik profesional. (Ayu Wandira/peserta magang)