MEDAN | Memasuki bulan Oktober intensitas curah hujan yang tinggi membuat sebahagian masyarakat yang berdomisili di bantaran sungai menjadi tedampak banjir.
Seperti beberapa wilayah di Kecamatan Medan Maimun, ratusan rumah tenggelam akibat luapan air kiriman dari hulu Sungai Deli. Salah satunya di Kelurahan Kampung Baru Gang Setia Baru, Lingkungan 9. Di daerah ini sekitar 250 rumah terendam banjir, Jumat (11/10/2024).
Banjir yang teejadi pada Jum’at dini hari melanda Kecamatan Medan Maimun hingga mencapai ketinggian 2 meter, berbeda pada hari sebelumnya di hari Kamis banjirnya tidak begitu tinggi, ucap sofyan.
“Hujan di Kota Medan tidak begitu deras, namun seperti biasanya kiriman dari gunung, air mulai naik pada pukul 24:00 WIB dan semakin meninggi di saat pukul 03:00 pagi mencapai 2 meter lebih, sudah dua hari pada Kamis semalam tidak separah Jumat ini,” ujar Sofyan
Sofyan (71) salah satu warga yang rumahnya mengalami kebanjiran di Jalan Brigjen Katamso Gang Setia Kecamatan Medan Maimun. Sudah mendiami daerah pinggir Sungai sejak 30-an tahun menjadi hal yang biasa saat memasuki akhir tahun di bulan September hingga Desember.
“Saya sudah 30 tahun tinggal di Gg Setia ini, banjir seperti ini menjadi hal yang biasa bagi saya, tapi yang kita khawatirkan air naik disaat tengah malam jam istirahat tidur. Bagi yang rumahnya berlantai 2 dia akan menunggu hingga air surut, beda jika rumahnya tidak berloteng ya terpaksa ngungsi lah” jelas sofyan
Sementara dari pantauan di lokasi banjir masyarakat meminta bantuan kepada para pengguna jalan hingga membuat sedikit kemacetan.
Reporter : Iwan GB







