,

Berprestasi, Kajatisu Amir Yanto Dipromosikan Jadi JAM Pengawasan

oleh -1.477 views
Dr Amir Yanto SH,MM,MH dan Istri (foto/Istimewa)

MEDAN – Dr Amir Yanto SH,MH akhirnya dipromosikan menjadi Jaksa Agung Muda (JAM) Pengawasan (JAM) oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. Demikian informasi yang diperoleh Rabu (5/8/2020)

Amir Yanto dipromosikan bersama tiga pejabat laina yakni Fadil Zumhana sebagai JAM Pidum dan Sunarta sebagai JAM Intelijen menggantikan Jan Maringka SH

Dr Amir Yanto SH, MH sebelumnya adalah Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera utara (Kajatisu) yang dilantik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Jumat (27/12/2019) di Aula Baharuddin Lopa Kejaksaan Agung Jakarta. Amir Yanto menggantikan Fachruddin Siregar sesuai SK Nomor : Kep 372/A/JA/12/2019 tertanggal 16 Desember 2019.

Komitmen Amir Yanto ketika dilantik sebagai Kajati Sumut adalah memastikan penegakan hukum yang adil, preventif tanpa melupakan penindakan. Alasannya, keberadaan kejaksaan sebagai penegak hukum di Indonesia harus bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kurang lebih 9 bulan Amir Yanto sudah menorehkan sejumlah prestasi khususnya dalam melakukan pembinaan dan pengawasan kepada aparatur kejaksaan dan ASN di lingkungan Kejaksaan Sumut .

Salah satunya ketika Amir Yanto menindak oknum pegawai Kejari Deli Serdang Hendy Iskandar yang memasang kanopi tempat parkrinya yang diprotes warga Villa Setiabudi Flamboyan Medan Tuntungan.

Kajatisu Amir Yanto langsung turun ke lokasi untuk memberikan peringatan kepada oknum Pegawai Kejari Deli Serdang karena kanopi parkir milik pegawai Kejari Deli Serdang itu diprotes warga Villa Setiabudi Flamboyan Medan Tuntungan

Amir Yanto ketika itu langsung turun ke lokasi melakukan pengecekan langsung dan memerintahkan Hendry membongkar kanopinya tersebut .

Atas sikap tegas Amir Yanto itu warga Villa Setiabudi Flamboyan Medan Tuntungan memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Dr Amir Yanto SH MH

Dalam penegakan hukum di Sumut, khususnya dalam penindakan hukum tindak pidana korupsi Amir Yanto juga menorehkan prestasi, diantaranya menangkap Direktur PT Mitra Multi CommunicationTHM alias Taufik, tersangka kasus korupsi Badan Pemberdayaan Masayarakat Sumut (Bapemas) yang buron sejak satu tahun terakhir. Taufik ditangkap dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana dekonsentrasi yang bersumber dari P-APBN dengan pagu anggaran sebesar Rp 41,8 Milyar tahun 2015.

Selanjutnya melalui Tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) yang solid , Amir memulai penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprovsu yakni PT Perkebunan Sumatera utara (PSU) senilai Rp 56 miliar, Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Kanwil Kemenag Sumut.

Perjalanan Karir

Karir panjang perjalanan Amir Yanto di Korps Adhyaksa mulai mentereng saat dipercaya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Martapura, Kalimantan Selatan(2006-2008)

Selanjutnya, anak petani di Boyolali itu mendapat tugas baru sebagai Kepala Bagian Pengembangan Pegawai (Kabag Bangpeg) Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) di Kejaksaan Agung.

Tak lama kemudian mendapat promosi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandung, Jawa Barat. Kemudian 2012, Amir Yanto dipromosikan sebagai Asisten Pembinaan (Asbin) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Menjadi Koordinator, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung. Tahun 2014 menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumatera Utara.

Berikutnya, tahun 2016, Amir Yanto dari Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI menjadi Kepala Biro Perencanaan (Karocana) Jaksa Agung Muda Pembinaan hingga akhirnya kembali dipercaya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sesuai surat keputusan Jaksa Agung RI Nomor : 372/A/JA/12/2019 tertanggal 16 Desember 2019 lalu.

Reporter: Toni Hutagalung