Aceh  

Bupati Abdya Lantik 24 Kepala Sekolah, Minta Bekerja dengan Penuh Tanggung Jawab

ABDYA | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, melantik dan mengambil sumpah jabatan 24 Kepala Sekolah yang terdiri dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat Daya, Kamis (29/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengucapkan selamat kepada para kepala sekolah yang telah resmi dilantik dan dikukuhkan.

Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, profesional, dan spiritual.

“Jabatan Kepala Sekolah adalah jabatan strategis yang berada di garis terdepan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia Aceh Barat Daya. Dari sekolah-sekolahlah masa depan daerah ini ditempa dan disiapkan,” ujarnya.

Safaruddin menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan negara dan pemerintah daerah harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar pencapaian karier. Para kepala sekolah dipilih karena dinilai memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen untuk memajukan pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah. Tanpa pendidikan yang kuat dan bermutu, arah pembangunan akan kehilangan pijakan. Oleh karena itu, sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, inspiratif, dan berkarakter, serta mampu melahirkan generasi Aceh Barat Daya yang cerdas, berakhlak, berdaya saing, dan berakar pada nilai-nilai keislaman serta kearifan lokal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menggerakkan seluruh potensi sekolah. Kepemimpinan tidak hanya dinilai dari kemampuan administrasi, tetapi juga dari keteladanan sikap, kemampuan membangun kolaborasi, serta kesungguhan menciptakan iklim belajar yang kondusif.

“Sekolah yang maju lahir dari kepemimpinan yang visioner, disiplin, dan berorientasi pada mutu,” tegasnya.

Bupati Safaruddin juga menegaskan bahwa para kepala sekolah harus berperan aktif dalam menyukseskan visi dan misi pembangunan Kabupaten Aceh Barat Daya. Pendidikan, kata dia, tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus sejalan dengan kebijakan daerah agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, ia mengajak para kepala sekolah untuk membangun komunikasi yang baik dengan guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua murid, serta lingkungan sekitar. Sekolah diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan pembinaan karakter, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi masyarakat.

“Di tangan saudara-saudara, sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial,” tambahnya.

Safaruddin turut mengingatkan bahwa kinerja kepala sekolah akan terus dievaluasi. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya akan memberikan apresiasi kepada kepala sekolah yang bekerja dengan sungguh-sungguh, namun juga tidak akan segan melakukan pembinaan maupun penataan kembali apabila ditemukan kinerja yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Menutup sambutannya, Bupati Abdya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai awal penguatan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Aceh Barat Daya.

“Saya percaya, dengan kerja sama yang solid, semangat kebersamaan, dan niat yang tulus, kita mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak-anak Aceh Barat Daya,” pungkasnya.

Reporter : Nazli