Hal ini tentu saja menghambat ketertiban di pasar setempat yang sudah tertata dengan baik, ungkap Murniadi yang diamini pedagang ikan lainnya.
Sebelum menyampaikan uneg-unegnya Murniadi, memberikan ikan kepada Bupati Aceh Selatan Tengku Amran,sebagai ucapan terimakasih atas bantuan membangun Pasar Impres.
“Saya dan pedagang yang lainnya mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Aceh Selatan yang telah membantu kami dalam pembangunan gedung dan fasilitas dagang seperti fiber,” ucapnya.
Murniadi, pedagang ikan di Pasar Inpres setempat, memberikan ikan segar kepada Bupati Aceh Selatan, sebagai ucapan terima kasih.
Sebelumnya, Bupati Aceh Selatan meminta kepada pedagang agar memprioritaskan pelayanan yang baik kepada pembeli, baik pedagang asli dari Aceh Selatan maupun pedagang yang masuk dari luar.
Senada itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Harida Aslim, SE. MM., menyampaikan hal-hal seputar pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Tapaktuan ini yang bersumber dari dana APBN Tahun 2020.
Bangunan los pasar ikan dan daging terdiri dari 56 meja dan 10 unit kios, sedangkan yang bersumber dari dana Doka Tahun 2020 yaitu kios sebanyak 32 unit dan sudah terisi semua.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PKK, Khailida S.Pdi, Kepala SKPK, Para Muspika, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Inpres Tapaktuan (HPPIT), Arzuna, dan para pedagang Pasar Inpres.
Reporter : Yunardi







