Cegah Covid-19 Selama Libur Maulid, Ini Upaya Pemkab Asahan

Suasana pertemuan Virtual Pemkab Asahan dengan Dirjen Perhubungan Darat (orbitdigitaldaily.com/ist)

Selain itu menurut BMKG sebut Rahmad harus dipersiapkan skenario kontingensi yang mungkin akan terjadi, mengingat pada saat ini adalah musim penghujan. Hal ini kaitannya dengan Pemerintah Daerah agar dapat mempersiapkan alat-alat berat dan peralatan penanggulangan bencana, yang berguna sewaktu-waktu terjadi bencana atau kerusakan jalan, pengawasan kendaraan angkutan barang dan penumpang, hal ini untuk menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas, akan dilakukan random check oleh Dinas Perhubungan dan Satlantas.

“Selanjutnya pengawasan bus-bus pariwisata yang digunakan untuk tujuan berlibur ke tempat-tempat pariwisata agar menerapkan protokol kesehatan serta tanggung jawab pengamanan, penanganan manajemen dan pengaturan pengaturan lalu lintas dalam pencegahan penyebaran Covid-19 harus bekerja secara sinergi antara Dinas dan Instansi terkait lainnya di lingkungan pemerintah daerah,” kata Rahmad.

Menindaklanjuti poin-poin di atas kata Rahmad kembali Pemkab Asahan mengambil langkah dengan menetapkan Pos Katarina menjadi pos bersama dalam pengendalian arus mudik dan balik libur Maulid.

Sentral pariwisata di Asahan ungkap Rahmad seperti Ponot, Alun-Alun, Danau Kelapa Gading dan tempat wisata lainnya harus mendapat perhatian khusus dimasa libur ini dengan cara mensosialisasikan protokol kesehatan, pengaturan arus lalu lintas dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan.

“Lebih lanjut Pemkab Asahan melalui dinas terkait akan melaksanakan kegiatan Ramp Chek dan Random Chek bersama Satlantas Polres Asahan, mensiagakan ambulance, pemadam kebakaran dan alat alat berat dalam upaya antisipasi hal hal yang tidak diinginkan, menyediakan cuci tangan dan Handsanitizer di setiap pintu masuk menuju alun-alun,” demikian Rahmad mengakhiri. (syafii)