Sambungnya lagi, terkesan seolah-olah tidak menjadi prioritas padahal aturan sudah mengatur, setiap tahapan perencanaan harus dimulai dari tingkat yang paling bawah yaitu tingkat gampong selanjutnya baru ke tingkat Kecamatan setelah di kecamatan baru hari ini melakukan musrembang di tingkat Kabupaten.
Menurutnya kegiatan tersebut sudah mulai mengalami kemunduran, bila dibandingkan awal kepemimpinan Bupati 2017-2022.
“Saat itu luar biasa sekali atau apakah ini karena berakhirnya masa jabatan Bupati sehingga tidak semangat lagi melanjutkan program-program yang memang belum terlaksana di 5 tahun terakhir ini. Kemudian, dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Akmal-Muslizar di bulan 8 sudah tidak bergabung lagi dengan kita di pembahasannya dan insya Allah Bupati Pj tidak ada visi misi,” terangnya.
Namun katanya yang terprogram di dalam RPJMD Kabupaten Abdya ke depan ini akan melaksanakan tugas yang sudah ada
“Ini kesempatan bagi bapak semua yang mungkin selama ini terkendala adanya semacam kewajiban yang harus misalnya ini prioritas dulu,karena sudah dimasukkan ke dalam RPJMD dan ke depan ini kan nggak ada lagi dan Bupati PJ ke depan juga harus melaksanakan sisa pemerintahan yang ada sekarang ini
Ia berharap selaku lembaga pengawasan semoga hari ini melahirkan program-program yang memang selama ini sudah pro rakyat ditambah lagi dengan hari ini harus benar-benar lebih kepada rakyat sehingga acara yang seperti ini kita buat tidak terkesan hanya sebagai pelengkap.
“Sekali lagi kita minta kepada semua pihak untuk dapat memberikan masukan terhadap tema dan prioritas pembangunan sasaran dan arah kebijakan yang telah dituangkan dalam rencana kerja pemerintah daerah kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2023 sehingga menjadi lebih sempurna lagi,” pungkasnya.
Reporter : Nazli







