DELISERDANG | Logo Piala Adipura yang terpasang di Tugu Adipura Simpang Jalan Thamrin, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, sudah ketiga kalinya hilang diduga dicuri maling.
“Ini menjadi kali ketiga logo berbahan kuningan tersebut raib dari tempatnya. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pencurian terjadi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2025 lalu,” sebut warga.
Logo yang terbuat dari bahan kuningan ini diketahui harus dipesan secara khusus dari Pulau Jawa untuk mendapatkan pengganti dengan kualitas dan bentuk serupa.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Citakataru) Kabupaten Deli Serdang, Ramadsyah, membenarkan bahwa logo tersebut sudah dua kali diganti sebelumnya.
“Harganya tidak murah, mencapai jutaan rupiah. Tapi kami tetap akan menggantinya lagi dalam waktu dekat,” ujar Ramadsyah saat dikonfirmasi, Senin (28/4/2025).
Tugu Adipura yang berdiri di kawasan strategis Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lubuk Pakam tersebut merupakan simbol penghargaan atas keberhasilan Kabupaten Deli Serdang dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
Sayangnya, aksi pencurian ini kembali mencoreng wajah kota dan menimbulkan keprihatinan warga.
Warga setempat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Logo Adipura itu simbol kebanggaan warga Lubuk Pakam. Mari kita jaga bersama, karena itu milik kita semua,” kata Rudi Nasution, warga Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam.
Deliserdang kini sedang tidak baik baik saja, karena barang yang terletak di tempat ramai dan strategis pun bisa raib, padahal letaknya tinggi, tambah warga lainnya.
Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang terkait pengungkapan pelaku maupun langkah-langkah pengamanan tambahan untuk mencegah pencurian serupa di masa mendatang.
Reporter : Rio







