Djarot Saiful Hidayat : Peran Perempuan Indonesia dalam Peradaban Harus Berjiwa Pancasila

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Djarot Syaiful Hidayat

Kita baru saja dihebohkan dengan korban cuci otak yang kemudian melakukan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh perempuan, hal ini dikarenakan pemberdayaan perempuan kurang melihat asfek nilai-nilai ideologi Pancasila sehingga sering kali gerakan perempuan kontraproduktif dengan jiwa pancasila

“Harus ada aksi nyata membangun Mindset bahwa perempuan Indonesia harus berjiwa Pancasila, sehingga gerakan feminisme di Indonesia selaras dengan gerak jiwa Pancasila negeri ini dan peran perempuan dalam Pembangunan didasari oleh ideologi pancasila pula” Tuturnya.

Selain itu Djarot berharap gerakan perempuan harus masuk sampai di lingkungan kecil keluarga, sebagai contoh Keluarga bung Karno menanamkan nilai-nilai Kartini sampai dilingkungan keluarga dan hasil nya perempuan-perempuan yang berasal dari keluarga bung Karno hari ini mampu mewarnai sejarah bangsa ini,

“Jika pendidikan emansipasi diterapkan dilingkungan keluarga maka saya yakin perempuan-peremouan hebat akan bermunculan” terang Djarot.

Dalam masa Pandemi pesan Djarot, perempuan harus berani tampil kedepan dalam upaya-upaya penggulangan pandemi karena perempuan merupakan elemen penting dalam gerakan memutus mata rantai Covid,

“Memperingati hari Kartini harus dimaknai dengan kesadaran penuh terhadap pentingnya perempuan dalam pembangunan peradaban dan berjiwa Pancasila” pungkas Djarot.cr-03