Selain itu Holywings di Jakarta melanggar ketentuan terkait penjualan minuman beralkohol dengan aturan hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.
“Kita yakin, Walikota Medan Bobby Nasution bisa melihat persoalan ini lebih komprehensif. Yang kita tahu Beliau selama ini bisa bersikap tegas atas pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dan tidak mau mentolerir setiap pelanggaran tersebut,” ujar Bobby Zulkarnain.
Sekali lagi Bobby menyatakan, tindakan yang harus dilakukan terhadap Holywings harus tegas berupa penutupan.
“Kita tak mau masyarakat terus diributkan dan merasa resah dengan keberadaan tempat minum memabukkan yang di sisi lain bisa merusak mental generasi,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, buntut dari promosi minuman beralkohol oleh Holywings telah memantik protes dari masyarakat khususnya umat Islam.
Unggahan promosi mereka menyinggung unsur SARA, dimana Holywings Indonesia sempat menuliskan akan memberikan promo menarik minuman beralhohol bagi yang bernama “Muhammad” dan “Maria”.
Unggahan tersebut langsung viral dan menuai banyak hujatan, sehingga tak lama kemudian Holywings langsung menghapusnya dan memohon maaf, namun kasus ini sudah terlanjur memantik aksi massa dan ditangani pihak kepolisian.
Di Jakarta dan beberapa kota besar lain, Holywings sudah tidak beroperasi bahkan ada yang dicabut izinnya. (Rel)







