Foto Bupati dan Wabup Langkat Dibanderol Rp1 Juta per Kantor Desa

Ket foto: Bupati Langkat, H Syah Afandin SH (dok. Bingkai ilustrasi)

LANGKAT | Kabar hiruk-pikuk foto Bupati dan Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin SH – Tiorita Br Surbakti diduga diperjualbelikan oleh pihak ketiga dengan harga fantastis.

Tak tangung-tangung, penjualan foto Bupati dan Wakil Bupati Langkat diduga dibanderol seharga Rp1 juta untuk 37 Kantor Kelurahan, dan 240 Kantor Desa di Kabupaten Langkat yang diindikasi menggunakan sumber Dana Kelurahan dan APBDes tahun 2025.

Informasi dihimpun Orbitdigital, bingkai foto pasangan kepala daerah berukuran 16×20 inci (40,6 x 50,8 cm), dengan bingkai  berwarna kuning emas dijual oleh salah satu organisasi desa yang disebut-sebut Apdesi.

Menanggapi hal ini, Ketua DPW LSM Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) Sumut Bambang Syahputra mengaku terkejut dengan harga bingkai foto Bupati dan Wakil Bupati Langkat Syah Afandin SH – Tiorita Br Surbakti.

Menurutnya, harga foto Bupati dan Wakil Bupati Langkat yang distribusikan ke Kantor Desa di Langkat dinilai terlalu tinggi alias mahal dari harga pasaran.

“Sudah tak wajar harga dengan ukuran segitu dipatok dengan nilai satu juta rupiah,” kata Bambang kepada wartawan, Senin (21/4/2025).

Dia pun menilai, ini sangat memalukan dan seakan mencoreng nama baik Bupati. Foto Bupati dan Wakil Bupati Langkat tak pantas jika dijadikan ajang mencari keuntungan bagi oknum-oknum tertentu.

Ia pun meminta aparat penegak hukum (APH) di Langkat untuk segera menelusuri dugaan Mark Up harga bingkai foto kepala daerah tersebut.

“Aparat penegak hukum di Langkat harus mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan bingkai foto Bupati dan Wakil Bupati yang disebut-sebut hampir ada disetiap kantor desa di Kabupaten Langkat, dan jika terbukti, segera di tindak,” tegas Bambang.

Senada itu, sebelumnya. Pembelian bingkai foto pasangan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Langkat dibenarkan oleh salah seorang perangkat desa.

“Iya, ada. Udah dua bulan,” ingatnya kepada wartawan.

Tidak sampai disitu, pembelian bingkai foto pasangan kepala daerah, diduga dibanderol seharga Rp1 juta juga disampaikan kepada salah salah seorang perangkat desa lainya.

“Udah. Lupa angarannya yang terima Kades,” sebutnya. (OD-20)