Jalan di Sunggal Rusak, DSDABMBK Deliserdang Tuding Truk Paving Blok Lebihi Tonase

Kondisi Jalan Tanjung Balai di Kecamatan Sunggal, yang kembali rusak untuk yang kedua kali nya.

DELISERDANG | Pengerjaan pemeliharaan ruas jalan Tanjung Balai hingga Sunggal Kanan yang terletak di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi sorotan tajam, Jumat (30/1/26).

Pasalnya, proyek pengerjaan jalan yang baru saja selesai dalam hitungan bulan tersebut, kini telah rusak dan hancur kembali untuk yang kedua kalinya.

Diketahui sebelumnya, proyek pemeliharaan ruas Jalan Tanjung Balai sampai Sunggal Kanan tersebut berasal dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang.

Dari hasil proses tender nya, rekanan CV Atika Utama Shakti menjadi sebagai pemenang tender tersebut dengan anggaran Rp1.974.784.000,00 yang bersumber dari P APBD Deli Serdang Tahun 2025.

Pantauan Orbirdigital di lapangan, Senin (2/2/26), jalan yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut kini sudah banyak aspal yang kembali retak dan terkelupas di beberapa titik ruas jalan Tanjung Balai hingga menuju Sunggal kanan.

Selain diduga akibat mutu pengerjaan yang kurang baik, jalan tersebut juga kerap dilintasi oleh mobil yang bermuatan kapasitas besar yang seharusnya tidak bisa melintasi jalan tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar mengatakan akan memerintahkan kembali rekanan agar segera memperbaiki jalan tersebut.

Disisi lain, Janso juga berjanji akan memeriksa mobil perusahaan yang memiliki muatan kapasitan besar yang kerap melintasi jalan Tanjung Balai tersebut.

Dia menuding perusahaan produsen pavling blok yang ada di sekitar itu sebagai salah satu penyebab cepat rusaknya jalan, karena diduga muatan yang diangkut kendaraan milik perusahaan melebihi tonase.

“Akan tetap kita perbaiki krn masih tanggungjawab pemborong, kita jg akan periksa perusahaan paving block yg ada disana krn muatannya selalu jauh melebihi kapasitas jalan dd..tks”isi pesan Janso kepada Orbitdigital saat dikonfrimasi. (OM-10)