ACEH | Longsor yang memutus akses jalan di Desa Burni Pase Bener Meriah menuju Simpang KKA Lhokseumawe Aceh Utara. Kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat sejak Selasa 16 Desember lalu.
Sebelumnya dari amatan Harian Orbit di lokasi pada Sabtu 13 Desember jalan penghubung kabupaten tersebut terlihat hancur oleh longsoran.
Sehingga Kendaran baik roda empat maupun dua tidak bisa melintas. Hal tersebut juga menyebabkan putusnya akses perdagangan dan perekonomian masyarakat di Aceh Tengah, Pidi Jaya dan Bener Meriah.
Warga terpaksa berjalan kaki menaiki dan menuruni tebing sisa Longsoran menempuh waktu hampir tiga hingga empat jam. Memikul berbagai kebutuhan pokok untuk dikonsumsi maupun diperdagangkan kembali menaiki dan menuruni tebing sisa Longsoran
Saat ini Jalan lintas KKA menghubungkan Aceh Utara dan Bener Meriah telah dapat dilewati kendaraan roda dua dan empat, Kamis (18/12/2025).
Informasi yang diterima harian Orbit jalan yang sempat longsor tersebut kembali terhubung. Setelah jalan darurat dibangun sementara untuk pengganti Jembatan Wih Pase yang terputus akibat longsor dan banjir. Jembatan ini berada di antara Kampung Burni Pase dan Seni Antara atau Kem, Kecamatan Permata, Bener Meriah. (OM/011)







