Jambret HP Wartawati di Medan Dipelor Polsek Medan Kota

oleh -430 views
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Ainul Yaqin saat mengamankan tersangka jambret wartawati di Medan. (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

MEDAN – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Medan Kota menangkap salah satu pelaku jambret HP wartawati, Nur Aprilliana Br Sitorus (23) warga Jalan Murni Gang Setia Kawan, Tanjung Rejo Medan, yang terjadi, Sabtu (4/4/2020) silam.

Pelaku yang diamankan yakni AIS alias A (26) warga Jalan Armada Medan. Dia ditangkap petugas di Jalan Pelangi, Sabtu (4/7/2020) malam.

Sementara satu pelaku lainnya berinisial SD masih diburu dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan, melalui Kanit Reskrim, Iptu M Ainul Yaqin mengatakan, penangkapan pelaku jambret HP wartawati ini berawal saat pihaknya mendapatkan informasi kalau AIS sedang berada di Jalan Pelangi.

“Tim kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud dan berusaha mengamankan pelaku yang sedang jalan kaki,” ujar Yaqin, Senin (6/7/2020).

Saat hendak ditangkap, kata Yaqin, pelaku malah mencoba melawan petugas.

Tanpa ragu polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki pelaku.

Kemudian pelaku dioyong ke RS Bhayangkara Medan untuk diberikan perawatan medis.

“Usai ditangani dokter, tersangka langsung diboyong ke Polsek Medan Kota untuk proses lebih lanjut. Tersangka kita jerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” tegas Yaqin.

Yaqin menceritakan, kejadian itu berawal saat korban melintas di Jalan Sisingamangaraja Medan.

Namun tiba-tiba dari arah sebelah kiri korban melihat 2 orang laki-laki dewasa dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vino warna hitam les biru berusaha merapat ke sepeda motornya.

“Pelaku SD yang dibonceng langsung merampas HP milik korban hang dilegak di dashboard sepeda motor. Korban sempat berusaha menghalangi, namun pelaku mengancam dengan pisau dan berhasil membawa kabur barang curiannya,” ungkap Yaqin.

Yaqin mengatakan, menurut pengakuannya pelaku merupakan resedivis dengan kasus Pemerasan dan Pengancaman (pasal 368 KUHP) dengan LP di Polsek Medan Kota sekitar bulan Januari 2015. Putusan hukuman 1 tahun 6 bulan lalu pelaku bebas sekitar bulan Juni 2016.

“Kemudian sekitar bulan Juli 2017 pelaku bersama rekannya UN pernah mencuri 2 unit Handphone di kos-kosan Jalan Turi,” tutur Yaqin.

Lalu, sekitar bulan Januari tahun 2020 pelaku mengakui sering melakukan pemerasan terhadap masyarakat pengunjung Taman Teladan di Jalan DR GM Panggabean, namun tidak pernah ada korban yang melaporkan ke Polsek Medan Kota.

“Sekitar bulan April 2020 pelaku mengakui mencuri HP Xiomi Note 7 milik wartawati di Jalan Sisingamangaraja depan Showroom Daihatsu,” pungkas Yaqin. (Diva Suwanda)