Selanjutnya Kepala Divisi Imigrasi Aceh Sjachril, S.Sos, menyampaikan momentum yang luar biasa tentang kompetensi para pegawai perbantuan yang di tempatkan dan bertugas UKK Tapaktuan, dalam penerbitan dokumen negara seperti passport yang memerlukan pelayanan dengan sepenuh hati.
Sebab pelayanan kepada Warga Negara asing dan Warga Negara Indonesia memerlukan kompetensi sesuai Standar Operasional Procedur (SOP) yang telah di tetapkan, dengan demikian pegawai yang melayani masyarakat di Unit Kerja Keimigrasian dituntut profesionalitas serta cakap dalam pengoperasian aplikasi yang ada.
Sementara itu Sekda Cut Syazalisma, S.STP sangat bahagia di kunjungi Kakanwil Kemenkumham Aceh beserta rombongan yang berkaitan dengan sistem pemerintahan dan pelayanan publik, dikarenakan pemkab Aceh Selatan terus bergerak untuk pembenahan dan fokus dalam pelayanan.
Sekda berharap ASN Aceh Selatan yang diperbantukan di UKK Tapaktuan agar menunjukkan kinerja yang baik.
Hal tersebut juga diperjelas oleh Asisten Pemerintahan Erwiandi S.Sos, MSi, bahwa perjanjian kerja sama Pemkab Aceh Selatan dengan Direktur Jenderal Keimigrasian telah terwujud beberapa tahun lalu.
Erwiandi berharap agar UKK Tapaktuan sesegera mungkin di resmikan pengoperasi nya dan dalam waktu 6 bulan kedepan semoga dinaikan status nya dari UKK menjadi Kantor Imigrasi Tapaktuan.
Dengan demikian Kehadiran Kantor imigrasi ini menjadi media promosi Objek Destinasi Tempat Wisata (ODTW) kepada wisatawan lokal maupun mancanegara yang saat ini menjadi prioritas utama Aceh Selatan.
Reporter: Yunardi







