Kapal Peselancar Akan Dikenakan Retribusi Gold Tiket Masuk Aceh Singkil

oleh -411 views

ACEH SINGKIL-Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil saat ini sedang menyusun regulasi untuk retribusi bagi wisatawan yang akan memasuki lokasi objek wisata.
Termasuk wisatawan asing yang akan berselancar di lokasi objek wisata Pulau Banyak Aceh Singkil juga akan dikenakan retribusi.

Kabid Ekonomi dan Kreatif Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Singkil Surkani, kepada kepada wartawan, Senin (20/7/2020) mengatakan, sesuai Qanun Aceh nomor.2 tahun 2020, tentang Retribusi Tempat Rekreasi, Tempat Wisata dan Olah Raga, yang kedepan akan menjadi penyumbang PAD terbesar Aceh Singkil.

Sehingga selain peselancar, termasuk kapal yang membawa peselancar memasuki perairan Aceh Singkil juga akan dikenakan retribusi Gold Tiket, yang nilainya diperkirakan mencapai Rp80 juta per kapal.

Disamping itu, peselancar yang tidak pakai kapal juga akan dikenakan retribusi, sebesar Rp100 ribu perhari, dengan jadwal kunjungan minimal 10 hari.

“Meski hanya 8 hari, mereka tetap harus bayar paket 10 hari,” ucap Surkani
Begitupun katanya, nilai retribusi tersebut masih akan disesuaikan kembali dan diatur dengan Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Singkil.

Surkani mengakui, dari bidang potensi pariwisata, selama ini mesin pengumpul Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh Singkil masih dari objek wisata Pantai Cemara Indah (PCI) di Desa Gosong Telaga Kecamatan Singkil Utara.

PCI saat ini dikelola dua Bumdes, yakni Desa Gosong Telaga Selatan dan Desa Gosong Telaga Selatan Kecamatan Singkil Utara.

Sejauh ini, hasil dari Pulau Banyak masih dinikmati oleh pelaku penyedia jasa transportasi, penyedia penginapan, rumah makan dan pemandu langsung para wisatawan mancanegara (Wisman), katanya.

Kedepan harus menjadi PR bersama, semua sektor objek, pengunjung yang memasuki Aceh Singkil, baik pantai maupun kawasan Rawa Singkil akan dikenakan retribusi Rp5000 per kepala. “Akan mulai efektif tahun 2021, ini akan disosialisasikan dulu,” sebut Surkani yang akan menyediakan Pos pendata wisatawan di lokasi Pelabuhan Singkil.

Reporter : Saleh