Aceh  

Kasdam Brigjen Achmad Daniel: Prajurit Batalyon 115 Harus Siap Hadapi Setiap Ancaman

Adanya atraksi tembak menembak sesama TNI seakan akan sedang menyerang musuh yang terus saling menyerang yang dibatasi balon kiri kanan. (orbitdigitaldaily.com/Yunardi)

ACEHSELATAN-Keberadaan Yonif Raider Khusus 115/ Macan Leuser dipersiapkan untuk menghadapi setiap ancaman yang mungkin timbul khususnya di wilayah Aceh baik lewat darat, laut maupun udara.

Demikian ungkap Kasdam IM Brigjen TNI, Achmad Daniel Chardin kepada awak media usai melakukan peresmian Batalyon 115 Infantri Raider Khusus yang berlangsung Selasa (8/10/2019) di lapangan Yonif 115 Lueser Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan.

Menurut Kasdam IM Brigjen TNI, Achmad Daniel Chardin, Batalyon Infantri Raider Khusus sekarang ini sudah memilki lima batalyon infantri raider khusus, setelah resmi ditingkatkannya yonif 115 Macan Leuser menjadi batalyon infantri raider.

“Kita masih memiliki satu batalyon lagi yang belum terlatih untuk jadi batalyon raider khusus,” kata Kasdam IM Brigjen TNI, Achmad Daniel Chardin, usai upacara Validasi Yunif 115/Macan Lueser dan Peresmian Reder Khusus 115/Macan Leuser.

Peresmian batalyon infanteri raider khusus 115/macan leuser, kata Brigjen TNI, Achmad Daniel Chardin, setelah melalui kajian dan evaluasi dan telah selesai melaksanakan pendidikan latihan di pusdik passus Batu Jajar, Jawa Barat.

“Sekarang mareka memilki kemampuan tempur tiga kali lipat dari batalyon infantri biasa, dan memiliki kemampuan tambahan di semua meda laga baik di darat maupun laut,” jelasnya.

“Kita harap prajurit yunif raider 115 Macan Leuser agar melaksanakan budaya belajar dan terlatih untuk meningkatkan kemampuannya. Kemudian hal ini tentunya menjadi kebanggaan sendiri bagi prajurit,” harapnya.

Hadir dalam upacara tersebut yakni Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, Ketua DPRK, Amiruddin, Dandim dan Kapolres wilayah Barat Selatan, serta undangan lainnya.

Acara peresmian tersebut juga dibarengi dengan pertunjukan silat,karate you modoe, Adanya demo atraksi tembak menembak sesama TNI seakan akan sedang menyerang musuh yang terus saling menyerang yang dibatasi balon kiri kanan kemudian diakhiri makan bersama.

Reporter: Yunardi