MEDAN | Ketua Regu 3 Mako Koso-Koso Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Muhammad Bayu Firmansyah paparkan, jumlah kasus kebakaran di Medan tercatat sebanyak 15 kasus yang terjadi hingga September 2025.
Jumlah ini menurun dibanding dengan 3 tahun sebelumnya, sementara hingga kini rumah masih menjadi objek yang paling sering terbakar.
“Alhamdulillah, untuk saat ini berhubung kita setiap tahunnya sering ada yang namanya edukasi, pencegahan dan penanganan di tiap-tiap kecamatan yang ada di Kota Medan, menunjukkan angka kebakaran menurun. Periode 2022-2025 ini tingkat kebakaran menurun,” ujarnya saat pertemuan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Jalan Candi Borobudur, Medan Petisah, belum lama ini.
Ia menambahkan, beberapa wilayah yang belakangan rawan kebakaran adalah daerah Belawan, termasuk kebakaran pabrik minyak makan yang berlangsung lebih dari satu hari, serta kawasan Tembung dan Helvetia dengan kasus kebakaran skala kecil. Firmansyah mencatat, hingga bulan September 2025 sudah ada dua korban meninggal dunia.
Terkait penyebab, Ketua Regu 3 itu menegaskan faktor kelalaian masih menjadi penyebab kebakaran yang paling dominan.
“Yang pertama itu faktor kelalaian manusianya sendiri, ataupun memang faktor dari benda mudah terbakar, seperti korslet listrik, gas bocor, atau sebagainya,” ungkapnya. Ia mencontohkan kasus kebakaran yang diakibatkan masyarakat lupa mematikan kompor atau listrik.
Rumah dan kabel listrik menjadi objek yang paling sering terbakar di Kota Medan.
“Selama saya bekerja ini, dan selalu dapat dari info, itu masih didominasi oleh rumah ataupun kabel listrik,” jelasnya.
Pria berseragam biru itu juga mengingatkan masyarakat untuk selalu sigap menghadapi potensi kebakaran.
“Jangan berpikir, kita pemadam kebakaran datang membantu untuk mendapatkan upah. Jangan berpikir gitu. Kita gratis pelayanan, baik itu pemadaman baik itu penyelamatan. Jadi untuk warga semua, tetap peduli lingkungan sekitar, tetap menjaga risiko kebakaran,” tegasnya.
Ia menambahkan trik penanganan kebocoran gas yang dapat dilakukan dengan cara sederhana. misalnya ada gas bocor, penanganannya gampang. Cukup ditutup pakai kain basah atau handuk, itu sudah selesai, pesannya.
(Reporter: Tiara, Anggi, Ayu)







