Kejari Karo Beri Jawaban Gugatan Praperadilan BK di PN Kabanjahe

oleh -364 views

TANAH KARO – Sidang Praperadilan Kasus Konsultan Kelayakan Pengadaan TPA (Tempat Pemerosesan Akhir) Dokan yang diajukan keluarga Soeka Bonafide Baron Kaban (BK) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe, Kamis (13/8/2020). Agendanya penyampaian jawaban termohon Kejaksaan Negeri Karo.

Sidang yang dimulai pukul 11.26 WIB, dipimpin hakim tunggal Vera Yetti Mahdalena SH MH. Termohon Kajari Karo diwakili Aguinaldo Marbun SH dan Agustinus SH. Sedangkan dari kuasa pemohon hadir M Valendendi SH dan Handoko SH MH.

Jawaban terhadap permohonan Praperadilan Nomor: 01/Pid-Pra/2020/PN.Kbj antara Sueka Bonafide Baron Kaban sebagai pemohon melawan Kepala Kejaksaan Negeri Karo sebagai termohon tidak dibacakan lagi dalam persidangan. Tetapi langsung saja diserahkan dalam rangkap dua. Satu rangkap untuk bahan majelis hakim dan yang satunya lagi untuk pemohon atau kuasa hukumnya.

Untuk mempercepat proses validasi kebenaran terhadap penetapan sebagai tersangka dan sekaligus juga langsung ditahan, maka kuasa hukum Sueka Bonafide Baron Kaban pada sidang tersebut langsung juga menyerahkan buti-bukti surat.

Kuasa Kukum Soeka Bonafide Baron Kaban, Handoko SH MH ketika diminta orbitdigitaldaily.com bocoran apa jawaban Kajari Karo, menolak untuk memberikannya informasi.

“Kami mohon rekan-rekan jurnalis bersabar dulu. Kami juga belum sempat mempelajarinya. Tiba saatnya nanti akan kami beberkan semua sama rekan-rekan,” kata Handoko kepada sejumlah wartawan di PN Kabanjahe.

Kepala Kejaksaan Negeri Karo Denny Achmad melalui Kasi Intel Ifan Taufik Lubis SH MH yang dikonfirmasi di ruang diversi dan konsultasi kantor Kejaksaan Negeri Karo pada hari yang sama, menyebutkan, tidak ada yang menyalah didalam penetapan saudara BK sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

“Kita sudah meminta keterangan saksi-saksi, keterangan ahli, juga sudah melakukan ekspose atau biasa disebut gelar perkara. Sepertinya tidak ada lagi standart irasional prosedur yang kami abaikan dalam menangani kasus ini. Kalau masalah ada permohonan praperadilan itu sah-sah saja. Diatur dalam undang-undang,” ungkap Ifan Taufik yang saat itu didampingi Aguinaldo selaku kuasa hukum yang dihunjuk Kajari Karo.

Reporter: David Kaka