Rapidin dalam Rapat Panitia menyatakan bahwa Natal menjadi momen tepat untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama kader PDIP se-Sumut pada khususnya dan nasional secara umum.
“Natal tahun ini temanya adalah Cinta Kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan dan sub tema Natal bersama keluarga besar PDIP perjuangan Sumatera Utara bangkit untuk negeri, bertujuan mempererat tali persaudaraan antar sesama kader PDIP se-Sumut pada khususnya dan nasional secara umum, menjalin keakraban serta kerukunan antar umat beragama tanpa membedakan suku ras dan golongan sebagai perwujudan umat kKristiani dan kader PDI Perjuangan yang berkembang ditengah tengah kehidupan bangsa, negara yang majemuk, berperan serta dalam mewujudkan pembangunan kehidupan beragama” ujar Rapidin
Acara Natal Akbar yang nantinya akan diisi dengan dua sesi, sesi pertama direncanakan dengan aksi sosial berupa, memberikan nasi kotak pada warga binaan Lapas Tarutung dan Siborong-borong, memberikan nasi kotak ke panti asuhan dan jompo, memberikan nasi kotak kepada supir angkot dan becak, bantuan pada pelaku seni yang terdampak pandemi COVID-19, bantuan ke penyandang disabilitas dan pasien penyakit kanker, bantuan ke mesjid di Taput dan Dedominasi gereja se-Sumut dan dana sosial kepada keluarga PDI Perjuangan yang meninggal akibat COVID-19.
Sementara di Kota Gunungsitoli dilakukan sesi penyerahan baju Nataldan seragam sekolah kepada anak-anak Panti Asuhan di Sekepulauan Nias.
Dan sesi kedua diisi dengan acara natal yang di ikuti oleh seluruh kader PDI Perjuangan dan Masyarakat yang beragama Nasrani.
Aksi sosial diharapkan akan lebih memperkokoh dan mempererat hubungan yang harmonis antara sesama kader PDI Perjuangan dan masyarakat.cr-03







