LANGKAT | PT PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu memanfaatkan Fly Ash Bottom Ash (FABA) sebagai salah satu bagian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan membantu masyarakat sekitar.
Program ini dilaksanakan sesuai MoU antara PT PLN Indonesia Power dengan Pemerintah Kabupaten Langkat, nomor 12/NK/NPP-LITBANG/2024 dan 0022.PJ/KIT.02
01/PLNIP080000/2024.
Melalui program TJSL, FABA dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas lingkungan, dan membantu kebutuhan sosial seperti perbaikan fasilitas umum dan rumah warga.
Senior Manager PLN Indonesia Power, I Nyoman Buda menyampaikan, pemanfaatan FABA ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.
“Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah,” ucap l Nyoman, melalui Humas Syawal, Kamis (16/4/2026)
Dalam keterangannya, Syawal mengungkapkan sebagai implementasi dari regulasi dan kerja sama tersebut, bantuan telah dimanfaatkan secara nyata di berbagai kegiatan yakni.
Sebagai pembuatan paving block workshop internal PLTU Pangkalan Susu, kemudian dimanfaatkan untuk penataan taman-taman internal serta pembangunan klinik perusahaan.
“Kemudian penyaluran bantuan CSR di Kecamatan Pangkalan Susu, yang meliputi penimbunan tanah wakaf di Dusun III, Desa Pintu Air. Pembangunan posyandu di Desa Sei Siur, perbaikan halaman masjid, musholla, Gereja, perbaikan sarana sekolah dan bantuan renovasi rumah warga di desa sekitar UBP Pangkalan Susu,” ujar Syawal.
Dia menambahkan, PLTU Pangkalan Susu juga memberlakukan tertib administrasi dan memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran.
“Untuk kasyarakat yang ingin mengajukan permohonan bantuan FABA supaya untuk melampirkan surat pengantar resmi dari pemerintah desa setempat. Ketentuan ini bertujuan untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kesesuaian kebutuhan di lapangan,” ketus Humas PT PLN Indonesia Power, Syawal.
Atas kontribusi perusahaan apresiasi turut disampaikan Kepada Desa Tanjung Pasir, Faisal Rehza, dan masyarakat penerima bantuan program bedah rumah di Jalan Paluh Tabuhan, Gang Surau, Dusun III, Desa Tanjung Pasir.
“Terima kasih atas bantuan bedah rumah dari PT PLN Indonesia Power. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Rumah kami kini menjadi lebih aman, layak, dan nyaman untuk ditinggali, serta tidak lagi bocor saat hujan. Semoga perusahaan PLN Indonesia Power semakin jaya dan seluruh karyawannya senantiasa diberikan kesehatan,” ungkap warga penerima bantuan dengan rasa syukur.
Program pemanfaatan FABA ini tidak hanya memberikan solusi atas pengelolaan hasil sisa industri, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas lingkungan, infrastruktur, serta kesejahteraan sosial.
Dengan tetap mengedepankan prosedur melalui pengujian kualitas dan pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pemanfaatan FABA ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat, serta menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan yang ramah lingkungan. (OD-20)







