Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Madina Berjalan Sukses

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Madina Berjalan Sukses
Usai pembukaan, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan foto bersama peserta lomba. (Foto: OD 29)

MADINA l Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), yang dilaksanakan di ruang layanan membaca perpustakaan, Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Kamis (24/07/2025).

Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madina, Khairunnida S.Pd.MM, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan lomba bertutur ini merupakan salah satu kegiatan untuk menumbuhkan budaya baca khususnya di Kabupaten Madina.

“Lomba Berturur ini merupakan wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, meningkatkan kepercayaan diri, dan melestarikan cerita-cerita rakyat yang kaya akan nilai moral dan budaya,” kata Khairunnida.

Dijelaskannya dengan kegiatan lomba bertutur ini, mengajak anak-anak untuk kembali mencintai cerita-cerita tradisional yang sering kali terlupakan di era digital ini.

“Cerita rakyat banyak mengandung nilai-nilai luhur, Kearifan lokal dan pesan moral yang sangat berharga untuk pembentukan karakter anak-anak,” katanya.

Khairunnida berharap dengan lomba ini menjadi ajang yang menyenangkan bagi bagi peserta, dan menjadikan lomba ini sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat belajar, mencintai budaya bangsa serta menjalin persahabatan.

“Selamat berlomba tunjukkan semangat juang dan kemampuan terbaik, dan kepada dewan juri selamat bertugas dan berikan penilaian yang objektif dan sportif,” harapnya.

Ketua Panitia Parlagutan S.Sos, dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini bersumber dari anggaran dana alokasi khusus (DAK) non fisik perpustakaan, pesertanya berasal dari seluruh SD/MI se kabupaten Madina dengan jumlah peserta 36 untuk kelas IV dan V.

“Lomba bertutur ini dilaksanakan selama dua hari di laksanakan di ruang layanan membaca dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” sebutnya.

Pantauan Orbitdigitaldaily.com, peserta lomba bertutur ada yang menceritakan sejarah Sampuraga (anak durhaka), cerita Maragat (mengambil nira) marga Lubis dari desa Patialo, cerita sejarah Willem Iskandar, cerita Sibaroar asal muasal marga Nasution, dan cerita rakyat lainya.

Reporter : OD 29