Medan  

Lurah Pimpin Gotongroyong Masal di Pekuburan Muslim Kelurahan Denai

Aksi gotongroyong masal di areal pekuburan Kelurahan Denai Medan.

MEDAN | Masyarakat Kelurahan Denai Medan melaksanakan kegiatan gotongroyong masal membersikah sekitar lahan pekuburan muslim di Jalan Jermal II/Gang Wakaf Panglima Denai Medan, Sabtu (16/09/2023)

Kegiatan itu merupakan bagian aksi rutin yang setiap minggu dilaksanakan di kelurahan tersebut. Kali ini Lurah Denai Julpanuddin Harahap memimpin langsung aksi gotongroyong, dengan menurunkan alat berat untuk membuat ruas jalan menuju lokasi lahan pekuburan.

Sebagaimana informasi diperoleh dari pihak kelurahan setempat menyebutkan, akses jalan menuju areal pekuburan seharusnya melalui Jalan Jermal II, namun akses tersebut tidak bisa ditembus akibat adanya bangunan rumah warga yang mengklaim bahwa lahan terebut milik mereka.

Padahal menurut masyarakat, bahwa lahan tersebut merupakan garis sepadan sungai sehingga seiyogyanya milik negara dan menjadi jalan umum.

Akibatnya, untuk menuju akses ke lahan pekuburan tersebut harus membuat alternatif melalui ruas jalan Gang Wakaf di depan Jalan Jermal IV.

Mohon Dukungan Pemko

Terkait dengan aksi gotongroyong tersebut, Ketua Pembebasan Lahan Pekuburan Faisal Al Breky menuyebutkan, untuk sementara merintis akses jalan dari Gang Wakaf, karena bangunan penghalang dari Jermal II hingga kini masih belum jelas status izin bangunannya.

Oleh sebab itu pihaknya mohon dukungan pemerintah dalam hal ini Pemko Medan atau Pemprov Sumut, terkait lahan di garis sepadan sungai apakah boleh digunakan sepihak, sebab itu lahan pemerintah yang seharusnya sebagai ruas jalan umum.

Sementara itu Lurah Denai Julpanuddin di lokasi gotongroyong mengatakan, pihaknya sudah mengajukan usulan ke Pemko Medan terkait pembangunan jalan akses menuju lahan perkuburan dari Gang Wakaf yang sedang dikerjakan secara gotongroyong saat ini.

“Kita berdoa semoga usulan pembangunan jalan ini dikabulkan pemerintah, karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak,” sebutnya.

Sedangkan Ketua Kenajiran Tanah Wakaf Kelurahan Denai, Suryanto berharap kepada Pemerintah Kota Medan maupun Pemprov Sumut yang menangani lahan sepadan sungai, untuk bisa menembus dan dibangun sebagai ruas jalan alternatif sebagaimana mestinya, sehingga masyarakat umum tidak mengalami kesulitan dalam kelancaran arus lalulintas, terutama pada kondisi macat yang setiap hari terjadi di pertigaan Jalan Denai dan Panglima Denai Medan. OR – 07