ACEH SELATAN – Masyarakat tani sawit Kecamatan Trumon agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan dapat meningkatkan terus harga sawit.
Setidaknya harapan itu diutarakan mukim Ladang Rimba Trumon Teungah, Mahyiddin. Ia menyebut, beberapa tahun lalu harga sawit sejak tahun 2018 hingga pertengahan tahun 2019 mengalami penurunan yang cukup luarbiasa.
Ia menyebut, harha sawit di Trumon anjlok hingga mencapai Rp500 per kilogramnya.
“Namun sekarang Alhamdulilah di akhir tahun 2019 selama Aceh Selatan dipimpin oleh Almarhum Bupati Azwir dan Tgk Amran harga sawit mulai beranjak naik dari Rp1.300 hingga Rp 1.360 per kilogram. Angka ini sudah cenderung stabil harganya. Begitupun kalau bisa pemimpin dapat menaikkan harga sawit ini mencapai Rp 1500 untuk per kilogram,” ungkapnya.
Ia menerangkan, warga Ladang Rimba yang mayoritas berprofesi sebagai petani sawit mengharapkan Pemkab Aceh Selatan.
Tak hanya menstabilkan harga, Mahyiddin juga meminta bantuan ke Pemkab Aceh Selatan agar petani kelapa sawit dibantu dalam pengadaan pupuk.
“Ada masalah lain lagi, sebelumnya masyarakat tani sawit Aceh Selatan sempat tidak mampu lagi merawat sawit. Semisal untuk pemupukan. Bahkan ada yang sempat menjual kenderaan untuk biaya perawatan. Jadi dulunya selain selain langkanya pupuk, uang pun tak ada. Adapun pupuk, uang tak ada sama juga artinya,” ucap Mahyiddin.
Reporter: Yunardi







