Mayat Pelajar yang Ternggelam di Sungai Rampah Berhasil Ditemukan

Tim Basarnas Sumut saat mengevakuasi mayat korban di tempat korban ditemukan. (Foto/Ist).

Jenazah Bima selanjutnya dibawa kerumah duka di Dusun 5 Pangkalan Budiman Desa Sei Rampah untuk disemayamkan. Usai dilakukannya fardhu kifayah, selanjutkan mayat korban dikebumikan di TPU Sei Rampah.

Bima tenggelam pada hari Selasa siang 18 Januari 2022 sekira pukul 14.00 WIB. Sebelum tenggelam, korban yang masih duduk di kelas 1 SMP Negri Sei Rampah ini bersama adiknya Bondan, 9 tahun berangkat dari rumah menuju ke sungai Rampah karena saat meminta uang kepada Ayah nya Dana, sebesar Rp. 10.000 untuk mandi di kolam renang tidak terpenuhi.

Sesampai di tempat kejadian, korban yang merupakan anak kedua dari 3 bersaudari pasangan suami istri Dana dan Suriani Pohan ini langsung masuk ke sungai, sementara adiknya tidak berani masuk. Korban pun tenggelam dan hanyut dihadapan adik kandungnya.

Setelah kejadian, Bondan pun pulang dengan membawa pakaian Korban, namun tidak langsung memberitahu jika Abang nya sudah tenggelam. Setelah dibujuk rayu, pada Rabu dinihari 19 Januari 2022 sekira pukul 01.00 WIB, ia baru menyampaikan bahwa sebenarnya korban sudah tenggelam.

Upaya pencarian langsung dilakukan, namun mayat korban baru berhasil ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Reporter: Pujianto