Mengaku Pihak Leasing, Dua Pria Berpakaian TNI Rampas Sepedamotor Pelajar di Tengah Jalan

SERGAI| Aksi perampasan sepeda motor kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Firdaus Serdang Bedagai ( Sergai ) tepatnya di depan lapangan sepak bola pangkalan Budiman Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah Sergai dengan modus menarik sepeda motor yang belum lunas cicilannya

Korbannya kali ini adalah dua orang pelajar yang baru pulang berbelanja dari Sei Rampah yang dihadang ditengah jalan oleh 4 pria yang mengaku dari leasing FIF.

Dari 4 pelaku tersebut, menurut korban, 2 diantaranya menggunakan seragam TNI.

Kepada awak media ini pada Senin (23/1/2023) malam, korban Riki Ramdhani ( 15 ) warga Dusun V Pringgan Desa Pon Kecamatan Sei Bamban Sergai menceritakan aksi perampasan sepeda motor yang dilakukan oleh pelaku.

Menurut Riki, sebelum kejadian ia bersama dengan temannya Riki Ardiansyah ( 16 ) warga Desa Sei Buluh Kecamatan Sei Bamban berbelanja pakaian di Kota Sei Rampah dan kemudian setelah selesai berbelanja, kedua pelajar kelas 10 SMK Muhammadiyah 17 Desa Pon Kecamatan Sei Bamban ini pun menuju pulang ke rumah.

Namun ditengah jalan tepatnya di depan lapangan sepak bola Pangkalan Budiman Sei Rampah, kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra BK 4724 XBB dihadang oleh 4 pria yang mengendarai mobil Toyota Innova BK 1097 VQ .

“Kami dipepet dan disuruh berhenti sama orang itu”. Tutur Riki Ramdhani.

Setelah itu lanjut Riki, ke 4 pelaku ini pun turun dari mobil dan salah satu pelaku yang berseragam TNI mengambil kunci sepeda motornya dengan alasan BPKB sepeda motor yang digadaikan oleh orang tua korban di leasing FIF masih nunggak selama 9 bulan.

“Padahal setau ku cicilannya tinggal 1 bulan lagi, itupun karena tukang kutip nya belum datang ke rumah”. Terang Riki.

Masih kata Riki, kemudian 3 dari 4 pelaku ini membawa kedua korban kedalam mobil, sedangkan 1 pelaku lainya yang berseragam TNI membawa sepeda motor korban ke arah Medan.

“Katanya kalau mau Nebus suruh ngambil di Kantor Titi kuning Medan,” Ucap Riki Ramdhani.

Ditengah perjalanan saat kedua korban dibawa oleh ketiga pelaku, Menurut Riki Ramdhani para pelaku ini sempat menghubungi bibi korban Kiki Mentari dengan menggunakan ponsel milik korban, namun para pelaku tidak mau memberitahu dimana posisi mereka yang sebenarnya.

“Aku udah nebak tadi, pelaku yang ngaku orang leasing ini pasti udah nggak benar ini,” Kata Kiki Mentari yang juga bersama korban Riki Ramdhani.

Kemudian lanjut Riki Ramdhani, mereka diturunkan oleh ketiga pelaku di simpang Medan Kota Tebing Tinggi dengan diberi ongkos sebanyak Rp. 48.000.

“Itulah uang yang dikasih sama kami untuk ongkos pulang,” Ucap Riki Ramdhani mengakhiri.

Akibat kejadian ini, rencananya besok keluarga Riki Ramdhani akan menanyakan kebenaran ini ke pihak leasing FIF sebelum melaporkan kejadian ini ke Polisi.

Reporter: Pujianto

Respon (1)

  1. Mungkin ini juga pelaku nya pak, 1minggu yg lalu orang kampung saya kena begal juga korban pun pelajar SMK pematang ganjang kec. Sei Rampah kab. Sergai TKP di bawa jembatan terowongan jalan tol pematang ganjang pasar 5, sekian dan terima kasih laporan dari saya pak. Laporan selesai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *