Mertua Anggota DPRD Binjai Dibacok Mantan Karyawan

oleh -393 views
Ismed beserta istri saat berada di ruangan SPKT Polres Binjai.(orbitdigitaldaily.com/Yudhie)

BINJAI – Pengusaha kilang kayu, Ismed (59) warga Jalan Orde Baru, kilometer (Km) 12,5, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang diserang pekerjanya sendiri, RN.

Korban diserang menggunakan senjata tajam ketika tengah berada di kilang kayunya Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan.

Akibatnya, korban mengalami luka sobek 8 jahitan di kepala dan 4 jari tangannya nyaris putus, Rabu (4/9/2019) sore itu.

Ceritanya, kejadian ini bermula saat  korban sedang bekerja di usaha kilang kayunya. Tiba tiba pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor dan langsung menuju ke arah korban. 

Sempat istri korban, Wiwin, menanyakan maksud kedatangan pelaku kala itu.

“Dia datang naik sepedamotor dan kulihat sudah bawa parang. Terus gak ada bilang apa-apa, dia langsung aja bacoki bapak,” kata, Wiwin (40) warga Tanah Seribu, Binjai Selatan, Kota Binjai ini kepada orbitdigitaldaily.com, Kamis malam.

“Dia sempat kutanyai kenapa gak masuk kerja tapi gak dijawabnya dan langsung aja menyerang bapak. Matanya seperti kesetanan,” tambah Wiwin.

Pelaku menyerang korban saat sedang makan rambutan di ruangan kantor dalam kilang kayu tersebut. Mendapat serangan itu, korban pun tidak tinggal diam.

Ia melawan dengan menangkis parang yang diayunkan pelaku dengan tangannya sendiri hingga mengalami luka.

Tak mau kehilangan nyawa suaminya, Wiwin histeris. Ia berteriak minta tolong.

“Gitu diangkat bapak meja disitu sampai terbalik, barulah dia kabur melarikan diri,” kata Wiwin.

Dalam keadaan terluka Ismed langsung dilarikan ke RSU Bangkatan Binjai. Setelah mendapatkan perawatan, korban didampingi keluarganya langsung mendatangi Mapolres Binjai untuk membuat laporan pengaduan.

Ismed sendiri merupakan mertua dari Anggota DPRD Binjai terpilih, Beni Sembiring dari Partai Hanura daerah pemilihan Binjai Selatan.

Menurut keluarga korban, selama ini tidak ada masalah antara pelaku dengan korban. Sampai berita ini dikirim motif pelaku belum diketahui.

Reporter: Yudhie Pratama