“Karena saat ini, angka prevalensi stunting kita masih mencapai 24%. Dengan target prevalensi 12% di tahun depan, ini berarti kita harus bisa menekan angka prevalensi sebesar 12% dalam kurun waktu 1 tahun,” ujar Meryl di hadapan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang hadir dalam kegiatan yang digelar di Kantor Lurah Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (24/8/2022).
Meryl menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sumut diketahui sudah melakukan upaya untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan membentuk Tim Percepatan Penanganan Stunting. Tetapi hal ini tentunya tidak cukup jika tidak dilakukan secara bersama-sama, termasuk juga partisipasi masyarakat.
“Untuk itu, kita harus bersinergi, harus bergotong royong dan berkolaborasi agar apa yang ditargetkan bisa tercapai,” kata Politisi PDI Perjuangan yang mewakili Dapil Medan B.
Meryl juga memastikan kalau penanganan stunting tidak hanya tugas bidang kesehatan semata, tetapi juga menjadi tugas semuanya, baik dari sisi penyediaan pangan yang bergizi, kualitas sanitasi, lingkungan bersih dan beberapa hal yang menunjang atau mendukung intervensi pencegahan dan penurunan stunting.







