“Iya sudah kita upayakan dan koordinasi dengan BKSDA untuk menangkap nya, dengan menyediakan kerangkeng, tapi sampai saat ini belum berhasil. Kita upayakan terus ini”. Ucap Juni.
Juni memperkirakan bahwa monyet yang menyerang warganya saat ini adalah monyet peliharaan yang lepas..
“Kalau menurut warga monyet ini monyet peliharaan yang lepas, jadi susah nangkap nya”. Ungkap Juni.
Hingga saat ini menurut Juni, sudah ada tujuh warganya yang diserang monyet tersebut, dan tiga diantaranya mengalami luka lumayan serius dan terpaksa diobati ke klinik terdekat.
“Korban yang jelas sudah kita obati ada tiga orang, belum lagi yang kena cakar pada bagian tangan dan kaki semuanya ada tujuh orang”. Terang Juni
Monyet ini menyerang ke pemukiman penduduk menurut Juni sudah sejak bulan September 2022 yang lalu.
“Oh itu sudah lama bang, sejak bulan sembilan lalu kita udah dapat kerangkeng dari BKSDA melalui Camat, dua kali mereka turun, tapi ya belum berhasil juga”. Terang Juni mengakhiri.
Berdasarkan informasi yang didapat di lokasi bahwa saat ini warga Dusun I dan Dusun II Desa Pematang Guntung diserang rasa ketakutan karena monyet yang kerap menyerang warga belum juga berhasil ditangkap.
Warga saat ini lebih sering menutup pintu rumah meskipun siang hari, karena takut tiba tiba monyet tersebut masuk dan menyerang mereka.
Reporter: Pujianto







