Aceh  

Pelatihan Pemijahan Ikan Jurung Dibuka

ACEH TENGGARA | Dalam rangka meningkatkan sumberdaya manusia pada bidang perikanan, Dinas pangan dan Perikanan Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, mengirimkan peserta sebanyak 10 orang yang berasal dari 4 kecamatan untuk mengikuti pelatihan pemijahan ikan jurung, dan ikan lele dumbo serta komiditi lainnya yang ada di BBI (Balai Benih Ikan ) Lawe Bekung, Kecamatan Badar.

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Gayo Lues, Said Bahtiar S Pi melalui Kasi Produksi dan Pengembangan, Hadit Armansyah S Pi mengatakan, pihaknya menyadari bahwa tenaga teknis perikanan di Kabupaten yang berjuluk Negeri Seribu Bukit dan Seribu Hafizh itu sangat terbatas, oleh karena itu pihaknya mengiikutsertakan 3 orang teknis BBI dan pembudidaya ikan sebanyak 7 orang.

“Kita memilih disini untuk pelatihan karna BBI Lawe Bekung, Aceh Tenggara merupakan BBI no 2 tertua di Aceh setelah toweren, serta memiliki fasilitas yang memadai di bidang budidaya ikan air tawar dan telah mencetak tenaga teknis berbagai UPR (Unit Pembenihan Rakyat) serta telah berhasil mengembangkan budidaya ikan air tawar di Aceh Tenggara,” katanya, Minggu (20/9/2020) pada saat pembukaan pelatihan.

Lanjutnya, pihaknya menyadari Kabupaten Gayo Lues masih jauh tertinggal dibandingkan Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Aceh, untuk itu Dinas Pangan dan Perikanan melakukan mengirimkan peserta pelatihan agar pembudidaya ikan di Gayo Lues dapat mengembangkan ilmu paling kurang di desa tempat tinggalnya.

“Semoga para peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa mengembangkan ilmu ke tingkat Kecamatan, supaya kedepannya bisa meningkatkan ketrampilan budidaya ikan, dan untuk Dinas Pangan dan Perikanan bersedia meminjamkan induk ikan agar masyarakat pembudidaya ikan dapat memproduksi benih ikan air tawar lebih banyak lagi,” sebutnya didampingi Kabid Perikanan.

Kemudian, ia mengetahui bahwa konsumsi ikan perkapita di Kabupaten Gayo Lues masih di bawah standar Provinsi maupun di nasional, apalagi konsumsi ikan di Gayo Lues masih di bawah 20 Kg perkapita per tahun, sementara standar nasional 56,39 dan provinsi 39,78 kg perkapita per tahunnya.

Untuk itu, Hadit mengharapkan dukungan dan bantuan semua pihak untuk bisa mengembangkan perikanan dimasa yang akan datang terutama meningkatkan produksi ikan air tawar dan bisa memenuhi stndart konsumsi ikan baik provinsi maupun nasional. Seraya menambahkan, pelatihan ini dilaksanakan mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan berlaku.

Reporter : Putra