Hadi menyebut sebelumnya Polres Belawan telah melakukan pemeriksàan 14 orang saksi. 4 diantaranya adalah 2 dari orangtua dan 2 orang anak yang diduga menjadi korban.
“14 saksi sudah diperiksa termasuk pihak korban, tenaga kesehatan dan pihak pengawas penyelenggara vaksinasi”ujar Hadi kepada orbitfigitaldaily.com, diruang kerjanya, Senin (24/1/2022).
Kabid Humas Polda Sumut itu menjelaskan ada 4 orang yang diduga menjadi korban. Dua diantaranya siswa yang disuntik dan dua orang lagi orangtua yang melakukan dokumentasi atau memvideokan kejadian. Itulah hasil terbaru yang bisa kami sampaikan”jelasnya.
Namun, sambung Hadi, hingga kini perkembangan status hukum sang dokter hanya sebagai saksi dan penyidikan sedang melakukan pendalaman terkait jumlah vaksin yang telah digunakan.
“Biddokes juga dilibatkan untuk melakukan audit jumlah vaksin guna mengetahui sejauh mana capaian vaksin maupun sisa vaksin selama proses vaksinasi di Kota Medan”terang Hadi.
Selanjutnya, ia menegaskan sesuai arahan Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak telah memerintahkan Kabiddokes, Dirreskrimum dan Dirreskrimsus serta pihak Laboratorium forensik guna pemeriksaan secara menyeluruh.
“Tim sedang bekerja melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengungkap peristiwa tersebut”pungkasnya.
Reporter: Toni Hutagalung







