Pemkab Labusel Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

LABUSEL | Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M di Aula Lantai I Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, Selasa (3/2/2026).

Peringatan Isra Mi’raj tersebut diisi dengan ceramah agama oleh Dr. H. Ahmad Azhar Siregar, S.Pd.I, M.Pd, serta dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang, yang diwakili Asisten Perekonomian Ralikul Rahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat muslim, termasuk bagi ASN di lingkungan Pemkab Labusel.

“Peringatan Isra Mi’raj ini kita laksanakan setiap tahun bukan sekadar sebagai ritual tahunan, melainkan sebagai momentum untuk mempertebal keimanan kita kepada Allah SWT. Banyak hikmah dan pelajaran dari perjalanan Nabi Muhammad SAW yang dapat kita petik dan kita realisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Disampaikan pula, sebagai umat Muslim, sudah menjadi kewajiban untuk meyakini peristiwa Isra dan Mi’raj, terlebih peristiwa agung tersebut merupakan perjalanan Rasulullah SAW dalam menerima perintah melaksanakan sholat lima waktu yang menjadi kewajiban utama bagi seluruh umat Islam.

“Berangkat dari peristiwa bersejarah ini, mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas sholat kita. Sholat hendaknya kita rasakan sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa esensi terpenting dari setiap peringatan Isra Mi’raj adalah adanya perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam keimanan, ketakwaan, maupun dalam tutur kata dan perilaku sehari-hari.

“Apabila adab kita menjadi lebih baik, maka akhlak pun akan ikut menjadi lebih baik. Begitu juga dengan sholat, kualitasnya harus terus ditingkatkan, karena itulah pesan utama dari peristiwa Isra Mi’raj,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, kewajiban sholat dan memakmurkan masjid tidak boleh ditunda-tunda, karena hal tersebut menjadi pembeda utama umat Islam dengan kelompok lainnya.

Selain sebagai sarana peningkatan keimanan, peringatan Isra Mi’raj ini juga dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi serta menjadi wadah berbagi pencerahan dan pengetahuan keagamaan melalui ceramah yang disampaikan oleh penceramah.

“Dengan terjalinnya silaturahmi yang kuat, dilandasi akidah, iman, dan ibadah semata-mata karena Allah SWT, insyaallah kita mampu mempersatukan umat Islam di Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” pungkasnya. (M.Harahap)