Saat ini, lanjut Bobby Nasution, Pemko Medan ingin lebih mengutamakan penyuntikan vaksin di tingkat wilayah paling kecil, yakni lingkungan. Dengan demikian, vaksinasi terjadi di banyak titik lokasi dan dapat mencegah terjadinya penumpukan massa atau kerumunan.
Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution juga menyarankan, agar vaksinasi yang akan digelar ini menargetkan 500 dosis per hari selama dua bulan bergiliran di lingkungan-lingkungan yang jumlah warga yang divaksinnya dinilai masih rendah. Target 500 dosis ini di luar target faskes di wilayah bersangkutan yang berjumlah 200 dosis.
Senada dengan Bobby Nasution, Dirut RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri juga menilai pasokan vaksin yang minim merupakan kendala dalam percepatan vaksinasi. Karena itu, dia mengharapkan kerja sama ini dapat juga dapat menambah dosis vaksin yang disuntik setiap harinya.
Chief of Corporate PT XL Axiata, Marwan O Baasir pun menerima masukan dan saran Bobby Nasution. Dia mengatakan, pihaknya akan memperhatikan jumlah pasokan vaksin. Marwan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini tidak akan mengganggu suplay vaksin untuk Kota Medan. Di samping itu, selain itu dia pun menyepakati vaksinasi dilakukan di tingkat lingkungan.
“Saran Wali Kota kita sambut baik. Kita sanggup untuk 500 dosis per hari di tingkat lingkungan,” ungkapnya seraya mengatakan, soal lokasi akan mengikuti petunjuk dari Pemko Medan. “Pemko yang lebih mengetahui peta wilayah vaksinasi di Medan,” sebutnya.cr-03







