‎Pemprov Sumut Dorong 350 Lulusan UDA jadi Inovator Era Digital‎

MEDAN | Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mengapresiasi komitmen Universitas Darma Agung dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.

‎Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara, Ir Alfi Syahriza ST, M Eng Sc saat pelaksanaan wisuda Pascasarjana (S2), Sarjana (S1), dan Ahli Madya gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 di Balai Hermina, Jalan Dr TD Pardede Medan, Sabtu (25/4/2026).

‎Sebanyak 350 wisudawan resmi dikukuhkan dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat, Alusianto Hamonangan melalui proses validasi LLDikti Wilayah I Sumatera Utara dalam menjaga standar akademik.

‎Mengusung tema “Menciptakan Generasi Adaptif dan Inovatif di Era Digital”, wisuda kali ini tidak sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi refleksi atas tantangan besar yang dihadapi lulusan di tengah percepatan transformasi global.

‎Sambutan atas nama Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Bobby Nasution menekankan capaian akademik bukanlah titik akhir, melainkan gerbang awal memasuki realitas kehidupan yang semakin kompetitif.

‎Ia menggarisbawahi perubahan lanskap kerja yang dipicu digitalisasi, kecerdasan buatan, serta dinamika ekonomi global menuntut lulusan untuk lebih dari sekadar siap kerja.

‎“Lulusan hari ini tidak cukup hanya menjadi pencari kerja tetapi mampu menciptakan peluang, beradaptasi dengan perubahan, dan terus belajar sepanjang hayat,” ujar Ir Alfi Syahriza mewakili Gubernur Sumatera Utara.

‎Ir Alfi Syahriza menegaskan kualitas SDM menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah melalui konsep Kolaborasi Sumut Berkah menuju provinsi yang unggul, maju, dan berkelanjutan.

‎Dalam konteks kolaborasi, peran lulusan perguruan tinggi dinilai strategis sebagai motor penggerak inovasi di berbagai sektor, mulai dari dunia usaha, teknologi, pendidikan hingga pelayanan publik.

‎Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan karakter. Integritas, kejujuran, disiplin, serta tanggung jawab sebagai fondasi utama di tengah krisis kepercayaan yang kerap melanda berbagai sektor.

‎“Dunia saat ini membutuhkan individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika dan dapat dipercaya masyarakat luas,” tegasnya.

‎Ir Alfi Syahriza menjelaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terus mendorong penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan dan sektor usaha memastikan kurikulum tetap relevan, riset lebih aplikatif guna menjawab kebutuhan riil pembangunan daerah.

‎Menutup sambutan, Gubernur Sumatera Utara berpesan kepada para wisudawan agar menjaga nama baik almamater, keluarga, dan daerah, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Sumatera Utara.

‎“Jadilah pribadi yang bermanfaat dan menjadi solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Wisuda ini penanda bahwa investasi pada pendidikan tinggi tetap menjadi kunci dalam membangun daya saing daerah, sekaligus menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, ” ujarnya.

‎Sebelumnya Universitas Darma Agung mewisuda sebanyak 350 mahasiswa gelombang ke II Tahun Akademik 2025/2026 di Balai Hermina, Jalan Dr TD Pardede Medan, Sabtu (25/4/2026).

‎Rekor Universitas Darma Agung Prof Suwardi Lubis MS mengatakan para wisudawan akan menghadapi dunia yang sangat jauh berbeda dengan dunia awal menjadi mahasiswa Universitas Darma Agung.

‎Sebab dunia digital tidak menunggu siapapun. Tetaplah adaptif dan jangan pernah merasa bangga gelar serta janganlah seperti air yang menyesuaikan bentuk, tetapi melawan tantangan dunia global.

‎Sementara itu Ketua Yayasan Perguruan Darma Agung, Hana Nelsri Kaban, BA (Hons) SH MH mengatakan Universitas Darma Agung berupaya menciptakan kualitas lulusan yang beretika dan bermartabat. (OM-09)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *