ACEH SELATAN | Memasuki hari kedelapan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Trumon, Polres Aceh Selatan bersama BPBD, Damkar, personel Brimob serta masyarakat setempat terus melanjutkan kegiatan gotong royong dalam rangka percepatan pemulihan lingkungan, Senin (29/12/2025).
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan lumpur dan material kayu yang menutupi akses jalan dan saluran air.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T Ricki Fadlianshah SIK menyampaikan selain mengerahkan ratusan personel gabungan serta masyarakat, dalam kegiatan ini juga dikerahkan alat berat.
Kegiatan pembersihan dipusatkan di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, yang menjadi salah satu wilayah terdampak banjir bandang paling parah.
“Adapun sasaran kegiatan kita, yakni meliputi pembersihan jalan nasional Tapaktuan–Medan, saluran air, parit besar, serta aliran sungai yang tertimbun lumpur dan material kayu,” jelas Ricki.
Menurutnya upaya ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan air dan banjir susulan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Ricki mengungkapkan saat berlangsungnya gotong royong tersebut, banjir sempat terjadi di sekitar lokasi kegiatan akibat turunnya hujan sehingga debit air sungai meningkat.
Meski hanya berlangsung sekitar dua jam, banjir tersebut kembali menyisakan lumpur di sejumlah titik yang sebelumnya telah dibersihkan.
Namun demikian, personel gabungan bersama masyarakat tetap sigap melanjutkan pembersihan setelah kondisi dinyatakan aman.
Kapolres Aceh Selatan menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga kondisi lingkungan benar-benar pulih 100 persen.
“Polri hadir dan berkomitmen penuh membantu masyarakat. Gotong royong ini akan terus kami lakukan sampai situasi benar-benar normal dan aktivitas warga dapat berjalan kembali dengan aman. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci utama dalam penanganan bencana,” tegas Kapolres.
Ia menegaskan dengan sinergi berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan pemulihan pascabanjir di Kecamatan Trumon dapat berjalan optimal, serta keamanan dan keselamatan warga tetap terjaga. (YUNARDI)







