Penerima Bantuan Sembako di Desa Penggalangan Ngaku Dimintai Uang

Lebih lanjut sumber ini mengatakan bahwa yang paling membuat ia kesal adalah kwalitas dari barang bantuan seperti beras, kentang dan apel yang disediakan oleh penyedia barang dianggap tidak bermutu.

“Kalau kita masak beras nya keras dan bau. Jadi kalau kita masak mesti dicampur lah”. Ungkap si sumber.

Belum lagi dari total bantuan senilai Rp. 200.000 itu jika dibanding dengan barang yang disediakan juga tidak sesuai. Menurutnya, jika dihitung, ada selisih sekitar Rp. 30.000. per penerimaan bantuan

“Kalau kita tengok dari perbelanjaan itu nggak sesuai. Kita buat ajalah beras sepuluh kilo itu kita kira Rp. 112.000 ditambah telur satu papan Rp. 40.000, apel dua bijik dan kentang setengah kilo entah satu kilo itu, baru sekitar Rp. 168.000 atau kita genapkan lah jadi Rp. 170.000”. Jelas sumber ini.

Tentang pengutipan yang dilakukan oleh ID terhadap para KPM di Dusun III Desa Penggalangan dibenarkan oleh ID ketika dikonfirmasi wartawan orbit digital daily, Jumat (16/9/2022) di Kantor Desa penggalangan dan disaksikan oleh Kepala Desa Hasan Basri Hasibuan.