Aceh  

Pengendalian Banjir di Singkil Masuk Kegiatan Strategis Nasional

ACEH SINGKIL I Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPK tahun 2023, penangan banjir di Aceh Singkil telah masuk dalam 10 kegiatan strategis nasional Pemerintah Aceh.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Aceh H T Ahmad Dadek SH MH dalam pidatonya, pada acara Musrenbang RKPK 2023 Kabupaten Aceh Singkil, yang berlangsung di Gedung Seni Budaya Desa Polo Sarok Singkil Selasa (29/3/2022).

Ahmad menyampaikan, Gubernur Aceh bersama Bappeda Aceh telah menggelar pertemuan dengan sejumlah Gubernur se Indonesia. Dalam pertemuan tersebut Gubernur yang telah mengusulkan penanganan banjir di Aceh Singkil sebagai 10 kegiatan strategis nasional.

“Program pengendalian banjir Singkil masuk usulan nomor.5,” ucap Ahmad.

Dijelaskannya, untuk pengendalian banjir Singkil tersebut saat ini telah memiliki DID 2014. Termasuk Amdal sudah selesai 2017 lalu.

Banjir Singkil bisa setahun 3 kali. Dan upaya penanganan sudah dilakukan sejak 2016 sampai 2020 dan baru selesai 1 Km lebih pembuatan tanggul. Sementara tanggul pengaman banjir diperlukan sepanjang 23 Km hingga ke Kota Singkil.

“Diperkirakan dibutuhkan anggaran sekitar 750 miliar,” ujarnya

Sementara itu, untuk status Kabupaten Aceh Singkil saat ini telah dicabut sebagai daerah tertinggal oleh Kementerian Desa.

Disamping itu, kegiatan lainnya yang masuk dalam kegiatan strategis nasional yakni lanjutan pekerjaan jalan dan jembatan yang menghubungkan Singkil, Kecamatan Kuala Baru dan Kecamatan Trumon Aceh Selatan.

Untuk tahun 2022 segmen 3 sudah tender dan sudah mulai kerja 25 Maret dengan nilai Rp20 miliar.