MEDAN | Penyebab sejumlah SPBU di Kota Medan kosong sejak Jumat (28/11/2025) malam hingga Sabtu (29/11/2025) malam. Terkait hal itu Pertamina memastikan stok BBM di depot dalam kondisi aman.
Hal ini disampaikan Sales Area Manager Retail Medan, Tito Rivanto. di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Sabtu (29/11/2025).
Ia mengatakan stok di fuel terminal masih mencukupi sampai kisaran 10–11 hari, sehingga masyarakat tidak perlu panik.
“Kami dari Pertamina berkomitmen penuh melakukan distribusi secara maksimal. Saat ini terkendala banyak akses jalan yang banjir. Kami berharap masyarakat tidak panik dan membeli secukupnya saja sesuai kebutuhan,” ujarnya
Suplai ke SPBU diperkirakan kembali aman dalam 2–3 hari ke depan, seiring upaya maksimalisasi pengiriman.
“Memang untuk SPBU masih menjadi PR bersama. Untuk spreading-nya, kami memaksimalkan minimal ada pengiriman terlebih dahulu,” terangnya.
Terkait hal ini Tito mengakui panic buying terjadi sejak kemarin malam dan memperparah kondisi.
“Biasanya (beli) 10 liter, saat ini mungkin full tank atau melebihi batas normal mereka,” ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada kelangkaan di depot Pertamina.
Ia juga mengatakan kelangkaan di SPBU bukan disebabkan penahanan stok, tetapi dikarenakan kendala pengiriman.
“Bukan ditahan, tapi memang ada terkendala pengiriman,” tegasnya.
Pertamina telah berkomunikasi intens dengan pusat terkait pemenuhan mobil tangki, awak mobil tangki, serta akses pengiriman.
“Jadi, intinya mohon masyarakat tidak panik karena stok BBM kami tidak langka. Memang ada terkendala pengiriman, tapi kami jamin tidak ada kelangkaan lagi di depot kami,” ucapnya. (OM/011)







