Setahun Menjabat, Harta Kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin Meroket Jadi Rp10,6 miliar

Bupati H Syah Afandin SH, temui massa aksi damai May Day di halaman Kantor Bupati Langkat (1/5).

LANGKAT | Harta Bupati Langkat H Syah Afandin SH meroket. Berdasarkan data terbaru Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan lonjakan signifikan dalam kurun waktu satu tahun.

Diketahui, berdasarkan data LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dihimpun orbitdigital, Minggu (7/6/2026), kekayaan Syah Afandin yang dilaporkan pada periode 2024 yang disampaikan pada 28 Januari 2025, tercatat sebesar Rp8.849.657.131.

Pada LHKPN tahun 2025, ia memiliki harta tidak bergerak meliputi tanah dan bangunan mencapai Rp 5.950 miliar, di antaranya:

Tanah dan bangunan seluas 180 m²/469 m² di Kab/Kota Medan senilai Rp4 miliar.

Tanah dan bangunan seluas 624 m²/432 m² di Kab/Kota Deli Serdang senilai Rp1,1 miliar.

Tanah seluas 3.568 m² di Kab/Kota Langkat senilai Rp200 juta.

Tanah seluas 3.440 m² di Kab/Kota Binjai senilai Rp500 juta.

Tanah seluas 3.472 m² di Langkat senilai Rp150 juta.

Bahkan, tercatat harta alat tranfortasi dan mesin meliputi, 1 unit mobil toyota alphard suv tahun 2022 Rp900 juta, dan 1 unit motor kawasaki R270 tahun 2019 Rp45 juta, total nilai Rp945 juta.

Selain itu, harta bergerak lainya Rp473 juta, surat berharga Rp 45.208.105, sedangkan kas dan setara kas mencapai Rp1.436.448. 973, sedangkan hutang Rp37.022.218.

Namun, pada laporan periode 2025, yang disampaikan per 31 Maret 2026, total harta kekayaan eks (bekas) Plt Bupati Langkat ini meroket 2,57 persen atau Rp10.670.002. 596.

Kenaikan tersebut mencapai sekitar Rp1,82 miliar dalam rentang waktu satu tahun, sejak Syah Afandin aktif menjabat sebagai Bupati Langkat.

Kas Meroket Tajam

Yang paling mencolok adalah kenaikan pada pos kas dan setara kas. Jika pada laporan sebelumnya tercatat sekitar Rp1,4 miliar, maka pada laporan terbaru jumlahnya meroket hingga mencapai Rp4.137.142.756 atau meningkat hampir tiga kali lipat.

Semetara, dalam laporan LHKPN per 31 Maret 2026, Syah Afandin tercatat memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp5,950 miliar yang tersebar di sejumlah daerah, di antaranya:

Tanah dan bangunan seluas 180 m²/469 m² di Kab/Kota Medan senilai Rp4 miliar.

Tanah dan bangunan seluas 624 m²/432 m² di Kab/Kota Deli Serdang senilai Rp1,1 miliar.

Tanah seluas 3.568 m² di Kab/Kota Langkat senilai Rp200 juta.

Tanah seluas 3.440 m² di Kab/Kota Binjai senilai Rp500 juta.

Tanah seluas 3.472 m² di Langkat senilai Rp150 juta.

Selain aset properti, Syah Afandin juga turut memiliki sejumlah kendaraan, yakni. Toyota Alphard tahun 2022 Rp850 juta. Kawasaki tahun 2019, Rp45 juta. Yamaha NMax tahun 2024, Rp30 juta.

Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya Rp433 juta, serta surat berharga senilai Rp37,93 juta. Secara keseluruhan, total aset yang dimiliki mencapai Rp11.663.075.347.

Meski nilai aset meningkat, merujuk laporan terbaru LHKPN per 31 Maret 2026, Syah Afandin, masih memiliki hutang sebesar Rp933.027.751.

Setelah dikurangi kewajiban atau hutang  tersebut, total harta kekayaan bersih Syah Afandin tercatat sebesar Rp10.670.002.596. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *